Cinta : Cantik, Ganteng? Tanpa Kelamin Percuma!

Foto-foto : Ist

MEDANHEADLINES.COM – Membahas cinta, tak akan pernah habisnya. Cinta ibarat air yang selalu mengalir. Mengalir dari hulu ke hilir. Ya, begitulah cinta yang selalu menyelimuti kehidupan manusia. Selama dunia masih berputar, cinta akan terus ada. Mulai dari awal kehidupan, hingga kematian.

Mengutip pemikiran Thales, bapak filsafat Yunani, air adalah sumber kehidupan manusia. Air yang menjadi pangkal dan pokok kehidupan manusia. Bagiku, cinta pun menjadi pangkal dan pokok kehidupan manusia.

Setiap manusia yang dilahirkan ke dunia, dimulai dengan cinta. Cinta sang pencipta maupun cinta kedua orang tua. Karena cinta lah, setiap tahunnya sebanyak 4,8 juta jiwa bayi lahir di Indonesia (Data:LPP BKKBN). Ya, semua karena cinta.

Lantas, apa defenisi cinta? Dalam KBBI, cinta diartikan dengan rasa suka, sayang, hubungan pria dan wanita dalam kemesraan. Ah, bagiku, tak seorang pun di dunia ini bisa menghak-patenkan defenisi cinta.  Bahkan Kahlil Gibran sekalipun, yang dikenal sebagai penyair tersohor tentang cinta, memiliki banyak arti tentang cinta.

Bahkan, terkadang cinta itu seakan berbau mistis yang berada di luar logika manusia. Cinta bisa mempertemukan dua insan yang berjauhan, sekalipun insan yang satu berada di sebrang lautan dan satu lagi di balik pegunungan. Cinta yang sederhana bisa menjadi rumit, dan yang rumit bisa disederhanakan.

Banyak orang yang sedang jatuh cinta, selalu menggaungkan bahwa ia memilih pasangannya karena pasangannya cantik, karena pasangannya ganteng, karena pasangannya baik, dan banyak alasan lainnya. Namun, pernahkah kalian berpikir, bahwa semua alasan itu tidak akan pernah sempurna tanpa kelamin.

Seperti lirik lagu The Panas Dalam Band yang berjudul Kelamin Uber Alles, cantik tanpa kelamin, Percuma!

Aneh? Unik? Entah! Bagiku dikotominya itu beda tipis, ya setipis kulit bawang. Tapi itu sangat realistis. Tidak sepakat dengan pernyataan itu? Terserah! Karena setiap manusia memiliki pemahaman tersendiri tentang cinta.

Penulis : Ryan Achdiral Juskal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *