Vokalis Koes Plus Yon Koeswoyo Tutup Usia

MEDANHEADLINES.COM –  Musisi Senior yang merupakan vokalis band Legendaris asal Indonesia Koes Plus, Yon Koesmoyo meninggal dunia, Jumat (5/1/2018) Pagi

Kabar duka itu didapatkan dari sebuah pesan singkat yang mengabarkan tutup usianya legenda musik Indonesia itu dibenarkan oleh pihak keluarga dan kerabatnya
“Innalillahi wainalillahi rojiun. Telah wafat dengan tenang Adik, Kakak, Ayah, Eyang tercinta Yon Koeswoyo (Koes Bersaudara/Koes Plus) pagi ini Jumat 5 Jan 2018,” begitu bunyi pesan tersebut.
kabar itu pun dibenarkan oleh Pengamat musik Bens Leo saat dikonfirmasi terkait hak tersebut “Benar, saya dapat kabar jam 5 pagi tadi dari Mas Nomo (Adiknya),” ujar Bens Leo.

Dari informasi yang diperoleh Yon Meninggal akibat sejumlah penyakit yang memang ia derita salah satunya adalah liver

Yon Lahir dengan nama asli Koesyono Koeswoyo pada 27 September 1940, merupakan anak keenam di keluarganya. Semasa hidupnya, ia tergabung dalam band Koes Bersaudara yang kemudian berganti nama menjadi Koes Plus bersama saudara-saudaranya.
Bersama Koes Plus, dirinya melantunkan sejumlah lagu-lagu hits abadi. Sebut saja ‘Andaikan Kau Datang Kembali’, ‘Kolam Susu’, ‘Bujangan’, hingga ‘Why Do You Love Me’.

Koes Plus sendiri memiliki perjalanan yang terbilang panjang dalam belantika musik Tanah Air. Awalnya, Yon bersama dengan Jon, Tonny, Nomo, dan Yok Koeswoyo serta seorang di luar keluarga, Jan Mintaraga mendirikan grup musik bernama Kus Brothers.
Setelah Jan Mintaraga mengundurkan diri, nama band tersebut berganti menjadi Kus Bersaudara dan berubah menjadi Koes Bersaudara.
Perjalanan karier, Yon Koeswoyo tidak selalu mulus. Di tahun 1965, pada masa pemerintahan Presiden Ir. Soekarno, ia masuk bui. Ia dijebloskan ke dalam penjara di Glodok bersama Tonny, Nomo, dan Yok.
Saat itu, pemerintah tengah gencar memerangi musisi yang membawakan lagu-lagu rock and roll yang dianggap sebagai musik ‘ngak ngik ngok’. Tapi di dalam bui, mereka justru lebih giat berkarya dan menghasilkan lagu-lagu di antaranya ‘Di Dalam Bui’ dan ‘Balada Kamar 15’.
Setelah bebas pada 29 September 1965, mereka terus bermusik. Sejumlah lagunya pun menjadi hits.
Koes Bersaudara kemudian berganti nama menjadi Koes Plus dan memperoleh puncak ketenaran di era 1970-an. Koes Plus bahkan dinilai sebagai salah satu pionir dari musik rock and roll di Indonesia.
Hingga kini, karya-karya Koes Plus masih terkenang bahkan kerap diperdengarkan. Tak terhitung berapa banyak penyanyi Indonesia yang menyanyikan ulang lagu-lagu milik mereka (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.