MEDANHEADLINES – Dari sebuah penelitian yang dilakukan, Dalam kurun Waktu 65 tahun terakhir Plastik yang mengandung senyawa kimia Phathalate itu sudah bertebaran di muka bumi sebanyak sembilan miliar ton yang Jika divisualisasikan terhadap berat suatu benda, maka ini setara dengan berat 25.000 Empire State Buildings atau sebanyak satu miliar gajah.
Menurut University of California-Santa Barbara, University of Georgia, dan Lembaga Oseanografi Woods Hole yang bekerjasama, analisis global menjelaskan, pada tahun 2014, 24% limbah plastik diinsinerasi dan 18% didaur ulang.sementara di Tahun 2015, hanya 12% plastik dibakar dan 9% didaur ulang, yang berarti 79% dari sampah plastik masih tersisa di tempat pembuangan sampah atau di lautan
Di wilayah Eropa hanya 30% sampah di daur ulang. Untuk Tiongkok melakukan daur ulang dari keseluruhan sampah plastik sebesar 25%.
Dilansir dari Fox News, Senin (24/7/2017), peneliti berharap, manajemen pembuangan atau pendauran ulang plastik dirancang baik untuk kelestarian Bumi.
“Tanpa strategi dan manajemen yang baik, tidak akan ada akhir dari plastik. Manusia sedang melakukan percobaan terkontrol tunggal pada skala global, di mana miliaran metrik ton bahan akan terakumulasi di semua ekosistem terestrial dan perairan utama di planet ini. Botol plastik bisa menjadi ancaman perubahan iklim,” kata seorang peneliti.(red)







