MEDANHEADLINES – Bentrokan yang terjadi antara pasukan keamanan Israel dengan warga Palestina akibat adanya pembatasan beribadah dengan cara melakukan tindakan pengamanan berlebihan dari pihak Israel mendapat kecaman dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Saya ingin menyampaikan mengenai kondisi terakhir di Kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem (Palestina). Indonesia mengecam keras pembatasan beribadah di Masjid Al-Aqsa,” Tegas Jokowi
Diketahui, Akibat bentrokan itu tiga warga Palestina tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka. Oleh karenanya Jokowi meminta kepada PBB untuk segera melaksanakan sidang untuk membahas konflik itu.
“Indonesia mengecam keras jatuhnya tiga korban jiwa, yang baru saja saya mendapatkan informasinya. Indonesia meminta kepada Sekjen PBB agar dapat segera melakukan sidang untuk membahas krisis yang ada di Kompleks Masjid Al-Aqsa,” pungkasnya.
Bentrokan yang terjadi antara warga Palestina dengan pasukan keamanan Israel di Masjid Al-Aqsa, Yerussalem menewaskan tiga orang. Massa menuntut kebijakan pemerintah Israel yang memasang penditeksi logam dan membatasi jemaah yang akan menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa.
Kerusuhan terjadi setelah pemerintah Israel memutuskan untuk tidak memindahkan detektor logam yang dipasang di pintu masuk kompleks Masjid Al-Aqsa, Jumat (21/7) waktu setempat. Pada minggu lalu di lokasi tersebut sempat terjadi serangan yang menewaskan dua polisi Israel.(red)







