MEDANHEADLINES.COM, Medan – Untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang dan barang di pelabuhan, Pelindo 1 telah mempersiapkan fasilitas pelabuhan. Kesiapan ini dilakukan agar arus mudik Idul Fitri 2018 bisa berjalan lancar.
ACS Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami mengatakan, adapun kesiapan yang dilakukan Pelindo 1, di antaranya, kesiapan dermaga, sistem dan prosedur pelayanan kapal sembako, gudang dan lapangan penumpukan, peralatan bongkar muat, tenaga operasional di lapangan dan kesiapan informasi dan teknologi (IT).
“Fasilitas umum tambahan juga akan disiapkan seperti tenda, toilet, metal detector, tenaga medis, fasilitas parkir tambahan, dan media informasi kepada penumpang, pengantar/penjemput seperti sound system, spanduk, banner, dan leaflet informasi,”ujarnya Selasa (5/6/2018).
Disampaikan Fiona, posko monitoring dan tim pemantauan kesiapan pelayanan juga akan dibentuk di setiap cabang pelabuhan, yang akan dimonitor oleh berbagai pihak.
Dalam hal ini, Pelindo 1 berkoordinasi dengan berbagai eleen, yakni Kesyahbandaran, Otoritas Pelabuhan, Polri, TNI AL, Bea Cukai, Karantina, Imigrasi dan Kesehatan Pelabuhan yang bertugas untuk memantau kegiatan embarkasi, debarkasi dan bongkar muat.
Selain itu, pihaknya pun berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kegiatan, kegiatan pusat pengendalian trafik dan pusat informasi serta pelaporan. Tim ini akan bertugas mulai tanggal 5-26 Juni 2018.
“Selain memastikan kesiapan seluruh fasilitas untuk kelancaran arus barang dan penumpang, tetapi kami juga akan memastikan faktor keamanan dan keselamatannya juga melalui koordinasi dengan pihak regulator (OP/KSOP, Syahbandar, dan pihak kemanan di pelabuhan) mengenai batas izin toleransi kelebihan kapasitas penumpang kapal, sekaligus pengaturan kendaraan dan antisipasi tindakan kriminal,”terangnya.
Hal tersebut dilalukan, sambung Fiona, dalam rangka mewujudkan zero accident. Maka pihaknya berkoordinasi dengan perusahaan pelayaran agar kapal penumpang tidak sandar pada malam hari, memberikan prioritas sandar bagi kapal penumpang, hewan ternak, kebutuhan pokok dan BBM.
Menurutnya, kegiatan itu salah satu langkah untuk mengendalikan inflasi yang relatif meningkat di bulan Ramadhan, hingga menjelang Indul Fitri, serta mengkoordinasikan adanya penambahan moda angkuran lanjutan pada Pelabuhan Belawan dan Tanjung Pinang. (raj)







