Pecandu Adalah Korban, Rehabilitasi Salah Satu Jawaban

Foto Ilustrasi (ist)

Penulis : Yuswardi Ardi Putra Sitompul SH MH

MEDANHEADLINES.COM – Kejahatan narkoba seakan tak pernah habis. Semakin hari, semakin banyak yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Bahkan, narkoba sudah merasuki hampir semua kelompok usia. Data BNN, orang yang melakukan penyalahgunaan narkoba sudah masuk di kelompok usia mulai 10 hingga 59 tahun.

Hal tersebut menjadi suatu kekhawatiran, sebab jika hal tersebut tidak diberantas, bisa jadi generasi ke generasi akan terus terselimuti narkoba. Oleh karena itu, semua pihak harus bertindak untuk ikut serta dalam memberantas narkoba.

Sudah bukan rahasia lagi, penjara sekalipun bukanlah tempat yang kondusif bagi pengguna narkoba. Dalam arti, penjara bukan menjadi jawaban untuk membantu pecandu narkoba untuk mencapai kesembuhan.

Sudah menjadi rahasia umum pula, ada pecandu yang menjadi pengedar setelah mencicipi dinginnya lantai penjara. Walau tidak semua, namun ada beberapa kasus seperti itu ditemukan. Hal tersebut dikarenakan, di dalam penjara, bisa mempertemukan para pecandu, pengedar dan juga bandar narkoba.

Kondisi ini, tentu sangat kontradiktif dengan tujuan awal pemidanaan bagi pecandu narkoba, yakni memberi efek jera. Tidak jera yang diperoleh, pecandu narkoba justru bisa terlilit dan menjadi rantai baru bagi peredaran narkoba.

Dalam hal ini, tentu langkah-langkah efektif harus dilakukan, dengan terlebih dahulu menciptakan formulasi dan regulasi untuk menekan bahkan membrantas yang namanya narkoba.

Pemerintah telah menciptakan berbagai regulasi, memiskinkan bandar narkoba dan berbagai regulasi lainnya, yang di mana tujuannya adalah memutus mata rantai yang telah ada.

Untuk pecandu narkoba, memenjarakannya, bukan langkah yang cukup efektif untuk menekan jumlah pengguna narkoba. Fakta yang ditemukan, pecandu narkoba yang telah keluar penjara, ternyata masih ditemukan mengulangi perbuatannya dan lagi-lagi kembali tertangkap.

Dengan menambahkan langkah yang tepat, untuk menekan angka pemakai narkoba, salah satu jawaban adalah rehabilitasi. Fakta lainnya, para pemakai narkoba yang sudah menjalani rehabilitasi, pada umumnya mereka keluar dari lingkaran narkoba.

Pecandu adalah korban dari pengedar dan bandar narkoba, di mana seorang korban dari penyalahgunaan zat lebih baik menjalani pemulihan di dalam rehabilitasi. Pecandu, alangkah baiknya diberi ruang untuk rehabilitasi. Berbeda dengan pengedar dan bandar yang harus lebih tegas dalam hukumannya. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.