Vaksinasi Gotong Royong, Keadilan Hakiki Jalan Keluar dari Pandemi

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa Vaksinasi Gotong Royong Individu merupakan opsi untuk masyarakat untuk memilih vaksin tersebut atau tidak.

“Prinsipnya pemerintah membuka opsi yang luas bagi masyarakat yang ingin mengambil vaksin gotong royong baik melalui perusahaan maupun melalui individu,” katanya dalam konferensi pers virtual, yang dikutip dari laman berita sahabatnegeriku.kemkes.go.id Senin (12/7).

Vaksinasi Gotong Royong merupakan Keadilan Hakiki

Program vaksinasi gotong royong yang dicanangkan pemerintah merupakan solusi kongkrit bagi efektifitas dalam pengendalian penyebaran dan memutus mata rantai covid19. Program tersebut mengutamakan prinsip gotong royong dengan asas keadilan yang hakiki. Bagaimana tidak, istilah keadilan bukan memberikan perlakuan sama rata namun perlakuan hak sesuai kebutuhannya.



Keadilan dalam konteks yang lebih luas tidak hanya sekedar perlakuan sama rata sama rasa, namun lebih dari itu yakni persamaan perlakuan untuk memenuhi kebutuhan secara proporsional. Ketika warga negara diperlakukan sesuai dengan kebutuhannya, tidak egois meminta kalau dia sanggup tapi lebih kepada sikap berjiwa besar menyisihkan yang dia punya untuk masyarakat lain yang lebih membutuhkan. Inilah keadilan hakiki.

Allah swt berfirman dalam Alqur’an Surat At-Tin ayat 8 berbunyi; “bukankah allah adalah hakim yang seadil-adilnya”. Ayat tersebut penuh makna yang mana perlakuan adil kalau kita resapi bukan hanya berpikir untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, namun Allah jauh lebih tau bahwa dia selalu memberi apa yang kita butuhkan.

Karena keadilan-Nya, Allah SWT disebut juga oleh Alquran dengan sebutan Al- ‘Adl (Tuhan Yang Maha Adil). Adil karena memberikan kepada makhluk hak mereka serta ditempatkan-Nya masing-masing makhluk-Nya itu pada posisi yang sesuai dengan tabiat mereka.

Jadi menurut pemahaman penulis disini bagaimana kita bisa bersikap dewasa dan lebih mengutamakan kepentingan masyrakat luas daripada terus-terusan meminta hak yang sebenarnya hak itu jauh dari kesanggupan kita. Ketahuilah bahwa itu akan menjerumuskan kita kepada lubang kemunafikan, sesungguhnya Allah swt sangat membenci orang-orang munafik.

Jalan Keluar dari Pandemi

Pemerintah Republik Indonesi bukan serta merta tidak memikirkan setiap kebijakan dan yang dikeluarkan dalam mengatasi pandemi yang sudah melanda negeri ini lebih dari 1 tahun. Tentunya kebijakan yang dikeluarkan sudah melalui proses penelaahan kritis dan juga melibatkan seluruh elemen.


Kebijakan pelaksanaan program “vaksinasi gotong royong” dalam hal ini vaksinasi berbayar dimana manfaatnya bisa dinikmati langsung oleh individu merupakan solusi kongkrit dalam mengatas pandemi. Karena inilah jalan keluar dalam memutus mata rantai penyebaran covid19. Ada 3 manfaat langsung yang didapat dalam melakukan pengendalian wabah covid19;

1) program subisidi silang bagi warga negara yang mampu bisa membantu warga yang tidak mampu
2) mencegah terjadinya kerumunan yang sudah banyak terjadi di tempat-tempat penyelenggaraan vaksinasi gratis oleh pemerintah
3) membantu pemerintah dalam menambah kas keuangan negara

Tentunya ini sebuah program brilian untuk bisa bertahan dari hantaman badai wabah pandemi yang sudah menyentuh ke seluruh sendi-sendi kehidupan, seperti perekonomian, PHK besar”an, dan jurang kemiskinan.

Sekarang tidak saatnya untuk berdebat dan mengkritisi pemerintah, lebih baik diam kalau tidak bisa berbuat. Saat ini kondisinya serba sulit, jadi lebih baik pecaya dan serahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Setiap pemerintah pasti selalu memikirikan dan memberikan yang terbaik untuk warga negaranya. Semoga Indonesia terlepas dari jeratan wabah covid19. InsyaAllah, aamiin.

Penulis : Taufik Kurniawan
Wakil Sekretaris Umum Badko HMI Sunatera Utara Periode 2018-2020


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.