Intelijen AS Sebut China, Iran, dan Rusia Bakal Mencoba Kacaukan Pilpres

Presiden Amerika Serikat Donald Trump . [Foto / AFP]

MEDANHEADLINES.COM – Pejabat tinggi kontraintelijen Amerika Serikat memperingatkan bahwa Rusia, China dan Iran akan mencoba untuk ikut campur dalam pemilihan presiden AS 2020.

Menyadur Channel News Asia, William Evanina, direktur Pusat Kontra Intelijen dan Keamanan Nasional, mengatakan negara-negara itu menggunakan disinformasi dan cara lain untuk mencoba memengaruhi pemilih, menimbulkan kekacauan, dan merusak kepercayaan warga AS dalam proses demokrasi.

“Kami menilai bahwa China lebih suka Presiden Trump tidak memenangkan pemilihan ulang,” kata Evanina.

“China telah memperluas upaya pengaruhnya menjelang November 2020 untuk membentuk lingkungan kebijakan di Amerika Serikat, menekan para tokoh politik yang dipandangnya bertentangan dengan kepentingan China, dan menangkis serta melawan kritik terhadap China.” jelas Evanina.

Dia menunjuk pada kritik China terhadap penanganan Trump terhadap pandemi Covid-19, penutupan konsulat China di Houston oleh AS, dan sikap pemerintah AS terhadap tindakan China di Hong Kong dan Laut China Selatan.

“Beijing menyadari bahwa semua upaya ini mungkin memengaruhi pemilihan presiden,” kata Evanina.

Musuh asing juga mungkin mencoba mengganggu sistem pemilu AS dengan mencoba menyabot proses pemungutan suara, mencuri data pemilu, atau mempertanyakan validitas hasil pemilu.

“Akan sulit bagi musuh kita untuk mengganggu atau memanipulasi hasil pemungutan suara dalam skala besar,” tegas Evanina.

Berbagai tinjauan oleh badan intelijen AS telah menyimpulkan bahwa Rusia bertindak untuk meningkatkan kampanye Trump tahun 2016 dan mengurangi peluang saingannya Hillary Clinton dalam pemilihan pada periodenya. Trump telah lama marah pada temuan itu, yang dibantah Rusia.

Evanina memperingatkan bahwa Rusia sudah mengejar mantan Wakil Presiden Biden dan apa yang dianggapnya sebagai “pembentukan” AS anti-Rusia. (red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.