MEDANHEADLINES.COM, Medan -Hujan deras yang mengguyur Kota Tebing tinggi mengakibatkan Sebagian kawasan Kota mengalami banjir, Senin (15/12)
Tak hanya merendam sejumlah rumah warga di beberapa kelurahan. banjir juga mengakibatkan pembatalan keberangakatan kereta api.
Polisi bersama aparatur terkait terus melakukan upaya evakuasi terhadap warga. Mereka mengungsikan warga yan rumahnya terendam ke tempat yang lebih tinggi.
Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi menjelaskan, banjir berasal dari luapan Sungai Padang dan Sibaro. Tinggi luapan air, mencapai 60-90 cm.
“Sebagian sudah ada yang mengungsi ke tanah yang tinggi dan sebahagian tetap bertahan, korban jiwa tidak ada situasi aman dan baik,” ujar Sunadi, Senin.
Hujan deras juga mengakibatkan tanah longsor di Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai. Pada saat kejadian longsor menutupi jalan hingga 15 meter.
“Personel kepolisian bersama dengan masyarakat, melaksanakan gotong royong, membersihkan tanah longsor dibadan jalan,” ujar Sunadi.
Sementara itu, keberangkatan Kereta rute Medan-Pematang Siantar terpaksa dibatalkan. “(Itu) akibat banjir yang mengenang di KM 06+700 sampai dengan KM 06+100 petak di Jalan Baja Lingge Tebing Tinggi dengan ketinggian air 30 cm dari koprel/ jalur kereta api pada pukul 00.26 Wib,” Humas PT Kereta Api Drive 1 Sumatera Utara Ilud Siregar.
Kata Ilud, pihaknya akan mengembalikan uang pembelian tiket kepada penumpang. Ilud juga menjelaskan selain kereta api penumpang dua kereta api barang juga dibatalkan keberangkatannya. Saat ini kata Ilud, pihaknya terus berupaya untuk melakukan normalisasi di perlintasan yang tergenang air, agar rute yang dilalui kereta api bisa normal kembali.(red)












