Foto : Anggota DPRD Medan, Irsal Fikri (IST)
MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tingginya tingkat kriminal di Kota Medan, membuat masyarakat gerah dan penuh dengan kekahawatiran. Apalagi yang baru saja dialami pedagang telur di Pajak Pasar III, Jalan Datuk Kabu, Desa Tembung, Percut Seituan, semakin menunjukkan bahwa tingkat premanisme semakin merajalela. Sebab di depan umum para preman ini tidak ragu melakukan aksinya.
Seperti diketahui, aksi premanisme terhadap pedagang telur tersebut sudah ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Percut Seituan. Dua pelaku pengrusakan lapak jualan milik toke telur Niko Hendrawan (28) sudah diringkus. Kedua pelaku yang diringkus yakni Surianto alias Anto (50) dan Herianto alias Heri (34) yang Keduanya merupakan warga Jalan Pasar III, Datuk Kabu, Dusun XV, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Hal tersebut pun mendapat reaksi dari Anggota DPRD Kota Medan, Irsal Fikri. Menurut Irsal premanisme harus benar-benar dibersihkan dari Kota Medan.
“DPRD Kota Medan akan mengawal kasus ini sampai dengan tuntas, jangan ada kesan tebang pilih dan jangan adanya tekanan dari manapun, kita minta pihak kepolisian harus bisa menyelesaikan kasus ini dengan terang benderang,”ujarnya Minggu (9/9/2018).
- Baca Juga : Kapolda Keluarkan Maklumat Anti Premanisme
Disampaikan Irsal, pihaknya tidak menginginkan adanya pembiaran terhadap perilaku premanisme yang meresahkan masyarakat.
“Kita berharap ke aparat kepolisian dalam hal ini Polsek Percut Seituan harus berani menyelesaikan kasus ini sampai dengan tuntas karena sesuai perintah Kapolri segala bentuk premanisme harus dibabat,”pungkasnya. (raj)












