MEDANHEADLINES – Memasuki Masa pemulangan Jamaah Haji, Kepala Daker Makkah Nasrullah Jasam mengatakan masih banyak menemukan Koper Jamaah Haji yang membawa Air Zam-Zam.
Temuan Air zam-zam ini diketahui setelah dilakukan proses pemindaian (x ray) koper yang dilakukan oleh Perusahaan Cargo yang ditugaskan maskapai Garuda Indonesia dan Saudi Arabia.
Terkait masalah ini, Nasrullah Jasam kembali mengimbau jemaah untuk tidak memasukan air Zamzam dalam koper bagasi karena tidak sesuai ketentuan dan menghabiskan waktu petugas untuk membongkar dan mengeluarakannya.
“ Ini tidak sesuai ketentuan, Padahal kita sudah menyampaikan berkali-kali. Demi keselamatan penerbangan jemaah dan kelancaran kepulangan jemaah, agar tidak memasukan air Zamzam,” ujarnya
Ia juga mengaku akan mengintensifkan kembali sosialisasi kepada jemaah melalui Ketua Sektor, Ketua Kloter, serta Ketua Rombongan dan Ketua Regu. Bahwa, membawa air Zamzam dalam koper dilarang karena dikhawatirkan menggangu keselamatan dan kelancaran penerbangan.
“Tadi kita lihat pembongkaran memang membutuhkan waktu. Satu koper bisa sampai 10 – 15 menit untuk merapihkannya kembali sehingga ini menghambat,” lanjutnya.
Sementara itu, Ali Al Mazro’i selaku penanggung jawab cargo mengaku akan bertanggung jawab dengan barang bawaan jemaah yang ada di koper. Pihaknya akan berusaha menjaga keamanan barang dan merapihkannya kembali setelah dibongkar.
Namun demikian, Ali Al Mazroi juga meminta jemaah untuk tidak nekat membawa air Zamzam karena untuk membongkarnya membutuhkan waktu.
“Masalah air zamzam di dalam koper, kalau dibongkar harus dirapihkan kembali. Itu makan waktu. Satu kloter tidak cukup lima jam untuk bongkar aja. Kadang ada yang sekitar 90% ada zamzamnya. Padahal 18 kloter sehari harus selesai, sementara baru satu dua kloter, sudah habis waktunya,” ungkapnya. (red)







