MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kasus Perampokan toko emas yang terjadi di Pasar Simpang Limun pada Kamis, (26/8) siang dikabarkan menimbulkan korban.
Direktur Ditkrimum Polda Sumatera Utara Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengungkapkan korban penembakan pelaku perampokan toko mas di Pasar Simpang Limun saat ini masih dirawat
Dikatakannya, Saat ini petugas masih kita lakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” ucap Tatan usai olah TKP.
“Korban masih mendapat perawatan di rumah sakit. Korban mendapat luka di leher,” terangnya.
Tatan sendiri mengaku belum mengetahui persis identitas korban penembakan itu. Namun katanya berdasar informasi penyidik di lapangan, korban penembakan merupakan orang yang ada di dalam toko mas itu.
“masih satu yang saya tau,” sebutnya.
Sementara itu dari pengakuan pemilik toko menyebut, perampok tersebut berhasil menggasak emas sebanyak 5 Kilogram dari Brangkas
“Ada lima kilo. Brankas dibuka, laci dibuka, kerugian sekitar 5 Miliar,” ucapnya.
Sebelum menggasak Toko emas itu, Kawanan rampok terlebih dahulu menganiaya dan mengancam petugas keamanan Pasar Simpang Limun.
“Aku diancam ada yang pake FN dan yang pake AK. aku disuruh tiarap,” ucap petugas keamanan pasar simpang limun Jansen Sitorus
Jansen juga mengatakan para pelaku ditaksir masih berusia muda. Mereka memakai masker dan topi.
“Siap beraksi mereka langsung kabur. Katanya ada petugas parkir yang ditembak,’ pungkasnya.












