MEDANHEADLINES.COM, Sibolga – Sebanyak 2076 bibit Mangrove ditanam di areal Bufer Zoom Pertamina, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumatra Utara, Sabtu (7/7/2021).
Kepala Fuel Terminal Pertamina Manager Sibolga, Wisnu Eka Baskara mengatakan penanaman Mangrove dilakukan untuk menyambut HUT RI yang 76.
Selain bekerjasama dengan Polres Kota Sibolga, penanaman bibit Mangrove juga melibatkan beberapa organisasi kemasyarakatan.
“Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian terhadap alam dan lingkungan dengan harapan ke depannya manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat Kota Sibolga,” kata Wisnu.
Kapolres Kota Sibolga, AKBP Taryono Raharja yang turut hadir dalam penanaman Mangrove mengajak kepada seluruh masyarakat agar dapat menjaga dan melestarikan Mangrove.
“Dengan adanya pelestarian pohon Mangrove di wilayah pesisir, masyarakat harus bisa menjaga kelestariannya demi alam dan lingkungan sekitar,” kata Kapolres.
Sementara itu, Wibi Nugraha yang merupakan ahli dalam penanaman Mangrove mengatakan, bahwa bibit Mangrove yang ditanam saat ini diperkirakan berusia satu tahun. Penanaman pun harus dilakukan dengan beberapa metode agar Mangrove bisa tumbuh dengan baik.
“Metode penanaman yang kita gunakan yakni, menggunakan keranjang yang terbuat dari bambu (metode pot), dengan tinggi mencapai satu meter sebagai pelindung bibit dan di dalamnya diisi batu karang, kemudian dibungkus karung,” jelas Wibi.
Menurut Wibi, wilayah Sibolga merupakan daerah pesisir pantai dengan gelombang air laut antara ketinggian 80 cm sampai ketinggian satu meter.
Bibit Mangrove yang ditanam menggunakan pot keranjang bambu harus dilakukan dengan dua jenis. Yakni Mangrove air payau dan air asin.
“Mangrove yang berjumlah 2076 ini merupakan bibit Mangrove air asin,” jelasnya.
Wibi menambahkan, dengan dimulainya pelastarian alam dan lingkungan dengan penanaman Mangrove diharapkan dapat menjadikan Kota Sibolga menjadi salah satu kota wisata Mangrove yang berada di Indonesia.
“Kita harus bersama-sama menjaga kelestarian tanaman Mangrove. Karena tanaman tersebut merupakan paru-paru dunia dan dapat mencegah terjadinya abrasi akibat ombak laut,” jelasnya.(hen)












