Pentingnya Media Dalam Mensosialisasikan Pencegahan Covid-19

ilustrasi media covid-19

MEDANHEADLINES.COM – Media massa merupakan salah satu alat komunikasi yang menjadi kepercayaan masyarakat dalam membaca atau melihat informasi yang disampaikan.

Untuk itu, Media massa seperti elektronik maupun cetak harus terus aktif membantu pemerintah dalam mensosialisasikan bahaya Covid-19 atau pentingnya penerapan prokes kepada masyarakat.

Salah satu topik central yang diberitakan oleh seluruh media massa secara internasional adalah mengenai Virus corona atau COVID-19. Virus yang sampai sekarang ini telah menyebar hampir ke seluruh dunia atau lebih dari 100 negara dan berhasil merenggut ribuan nyawa.

World Healt Organization (WHO) telah menetapkan virus ini sebagai pandemi sehingga setiap negara harus menetapkan status nasional virus Corona.

COVID-19 atau Virus Corona merupakan virus yang menyebabkan gangguan sistem pernapasan manusia seperti hal nya virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang sempat merebak beberapa tahun lalu.

Virus ini bisa mudah tersebar ke orang lain dengan imun yang rendah, sedangkan orang yang memiliki imun atau daya tahan tubuh yang kuat akan sulit tertular. Berdasarkan WHO, virus ini menular ke orang lain melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut yang tersebar ketika orang yang terjangkit virus tersebut batuk atau menghembuskan nafas (Budiansyah, 2020).

Meskipun begitu, Masih ada sebagian masyarakat yang tidak percaya covid-19 atapun merasa tidak mungkin terpapar virus ini. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) jumlahnya ada 17% persen.

Jika saat ini penduduk Indonesia ada 270 juta orang, maka dari 17%-nya ada sebanyak 44,9 juta orang merasa tidak akan terpapar Covid-19. “Ini suatu angka yang sangat besar. Artinya masih ada 44,9 juta orang yang merasa tidak mungkin dan sangat tidak mungkin terpapar Covid,

Nah disinilah sekali lagi pentingnya peran media. Karena 63 persen keberhasilan sosialisasi itu ada di tangan media.
Jadi kalau kita data di sini media sosial itu menduduki peringkat yang pertama, kemudian berikutnya adalah televisi, WhatsApp dan sejumlah media lainnya termasuk radio kemudian juga iklan dan sebagainya.

kompleksitasnya, isu kesehatan harus diakui bukanlah isu yang menarik untuk disimak oleh publik. Padahal media memiliki peran yang sangat penting dalam menyebarluaskan informasi kesehatan agar masyarakat memiliki informasi yang cukup untuk membuat keputusan-keputusan terkait kesehatan diri.

Covid 19 adalah Kasus yg sudah dapat dikatakan Gawat Darurat dan Dalam kasus gawat darurat kata lainnya adalah epidemi, media berperan penting sebagai penyambung lidah antara pemerintah ataupun tenaga kesehatan dengan masyarakat dengan melaporkan berita terbaru dan informasi penting terkait penanganan maupun pencegahan yang dapat dilakukan di tingkat individu.

Tidak kalah penting, media juga berperan sebagai faktor pemungkin (enabling factor) untuk mendorong kebijakan berwawasan kesehatan dan perubahan perilaku masyarakat lewat informasi dan ajakan promosi kesehatan. Lalu memberikan sedikit solusi untuk pencegahan Covid 19 ini seperti :

1.mencuci tangan
2.menghindari menyentuh muka
3.mengucek mata
4.menggunakan masker
5.isolasi mandiri
6.menjaga jarak
7.menerapkan etika batuk dan bersin
8. menjaga kesehatan.

Dengan adanya informasi yang diberikan dari media masyarakat lebih memahami dan meningkatkan pengetahuan mengenai protokol kesehatan dalam rangka memutus rantai penyebaran virus covid-19.

 

Penulis : Febe Angelica Simanjuntak

Mahasiswa Dari Unimed Prodi Sastra Indonesia A 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.