Polisi Ringkus Pelaku Pemerkosaan Bermodus Supir Travel

Ilustrasi

MEDANHEADLINES.COM, Rantauprapat – Petugas Kepolisian dari Resor Labuhanbatu berhasil meringkus
Seorang supir berinisial MM (30) warga Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu diringkus petugas kepolisian dari Resor Labuhan Batu setelah diduga melakukan tindak pidana asusila terhadap seorang mahasiswi.

Kapolres Labuhanbatu AKBP. Deni Kurniawan menjelaskan, Tersangka diringkus pada Jumat 2 April 2021 saat istirahat di kediamannya di Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

“Ya, Pelaku sudah ditangkap,” katanya seperti dilansir dari Antara, Sabtu (3/4)

Diketahui, Peristiwa terjadi saat Korban (18) yang juga mahasiswi di Provinsi Riau, memesan tiket pulang di biro perjalanan PT Sumatera Star Group, Senin 29 Maret 2021 tujuan Kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara.

Korban di jemput pelaku menggunakan kendaraan mobil Daihatsu Sigra bernomer Polisi BK 1083 YC, sekira pukul 20.00 WIB di kos-kosannya.

Korban yang berpakaian sopan dan rapi bertanya kepada pelaku berapa orang penumpang dengan tujuan Kota Rantauprapat. Pelaku menjawab ada 4 penumpang dengan tujuan yang sama.

Tiba di loket biro perjalanan PT Sumatera Star Group, pelaku mengajak korban duduk di samping untuk selanjutnya melakukan perjalanan. Korban tidak menaruh curiga karena penumpang lainnya akan di jemput di suatu tempat.

Korban tersadar karena 4 penumpang lainnya ternyata tidak ada. Kemudian pelaku mulai menunjukan perilaku tidak baik, diantaranya mengajak korban melakukan aksi tidak senonoh.

Setibanya di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, pelaku menghentikan kendaraan sekira pukul 05:00 WIB dan melakukan tindakan pencabulan meraba ke bagian dada.

Korban melawan dan mencoba tenang karena hampir sampai di tujuan Kota Rantauprapat. Upaya asusila berlanjut, hingga akhirnya terjadi pemerkosaan. Kemudian korban didampingi keluarga membuat laporan ke Mapolres Labuhanbatu.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Parikhesit menambahkan, pelaku tindak pidana sudah diamankan dan di periksa secara intensif.

Pihaknya menjerat tersangka Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Selain itu, korban juga mendapatkan pendampingan psikologis secara baik untuk memulihkan trauma kejadian asusila.

“Tersangka sudah diamankan beserta sejumlah barang bukti dan sudah di periksa secara intensif di Mapolres Labuhanbatu,” jelas Parikhesit. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *