Sedang Tangani Kasus KDRT, 3 Polisi di Prancis Tewas Ditembak

Ilustrasi garis polisi. (Shutterstock)

MEDANHEADLINES.COM – Tiga petugas polisi dibunuh dengan cara ditembak oleh seorang pria yang menyandera rekannya di Prancis bagian tengah.

Menyadur Sky News, Kamis (24/12/2020) polisi menerima laporan adanya kekerasan dalam rumah tangga di sebuah rumah di Saint Just, Puy-de-Dome.

Saat polisi datang, seorang pria secara brutal memberondong petugas yang datang dan membakar rumah tersebut.

Setelah pertikaian yang memakan waktu cukup lama, tiga petugas polisi, satu berusia 21 tewas dan yang keempat terluka.

Pelaku kemudian melarikan diri, namun Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mengatakan di Twitter bahwa dia kemudian ditemukan tewas.

“Malam ini, gendarmerie telah kehilangan tiga miliknya,” cuit Gérald Darmanin. “Bangsa tunduk di depan keberanian dan pengabdian mereka.”

Darmanin menambahkan bahwa jasad yang diduga sebagai pelaku pembunuhan polisi ditemukan dan dia sedang dalam perjalanan ke tempat kejadian.

 

Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan penghormatan kepada polisi, dengan mengatakan mereka adalah pahlawan kami.

“Bangsa ikut serta dalam kesedihan keluarga polisi ini. Kekuatan kami bertindak untuk melindungi kami dengan risiko nyawa mereka. Mereka adalah pahlawan kita.” ujar Macron.

Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel juga ikut memberikan belasungkawa yang mengatakan pikiran dan doanya bersama teman, anggota keluarga, dan kolega petugas.

Seorang wanita yang berada di lokasi kejadian sudah diamankan, kata Francois Chautard, walikota Saint-Just.

Sekitar 300 petugas polisi dan pasukan khusus telah diterjunkan ke tempat kejadian setelah insiden penembakan pada Rabu dini hari tersebut.

Media Prancis melaporkan pria bersenjata itu berusia 48 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *