MEDANHEADLINES.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut memprediksi ekonomi Sumatera Utara akan mulai pulih pada Triwulan III 2020.
Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumut, Wiwiek Sisto Widayat menjelaskan kondisi ini disebabkan karena permintaan domestik dan eksternal yang diperkirakan membaik pada seiring dengan pelonggaran lockdown di negara-negara mitra dagang dan penerapan adaptasi kebiasaan baru.
“Pulihnya perekonomian Sumut juga dipengaruhi oleh realisasi investasi untuk maintenance yang rutin dan replanting yang masih berjalan on track. Kemudian berlanjutnya pembangunan infrastruktur strategis pemerintah multiyears hingga peningkatan impor barang modal seiring dengan kenaikan investasi juga menyumbang perbaikan ekonomi Sumut,” ungkapnya
Selain itu, Wiwiek menambahkan pemulihan ekonomi Sumatera Utara ini juga dipengaruhi oleh pasokan perkebunan yg melimpah serta kinerja industri karet, sawit, dan kopi yang meningkat sejalan dengan perbaikan permintaan eksternal.
“Pembukaan kembali pusat – pusat perbelanjaan meski belum optimal, membaiknya daya beli masyarakat serta pelonggaran aktivitas transportasi udara pada masa adaptasi kebiasaan baru juga ikut menyimpang pulihnya ekonomi Sumut,” tambahnya.
Investasi pada triwulan III 2020 juga diprediksi mulai meningkat dari triwulan sebelumnya. Kondisi ini didorong oleh investasi swasta yang bergerak di bidang kelapa sawit dan turunannya serta adanya percepatan pertumbuhan oleh likert scale investasi dan kredit modal kerja yang naik pada triwulan berjalan.
“Pendorong investasi antara lain sawit, makanan dan minuman serta berlanjutnya pembangunan proyek multiyears milik pemerintah maupun swasta. Sedangkan penahan investasi antara lain karet, jasa transportasi, hingga pengusaha sektor real estate yang belum melakukan pembangunan karena minimnya permintaan,” tutupnya.(tri)












