Manfaat Buah-Buahan Dalam Alquran

MEDANHEADLINES.COM– Aneka ragam buah-buahan segar diciptakan Sang Khalik untuk umat manusia. Di antara sekian banyak buah-buahan itu, salah satu yang disebutkan Allah SWT dalam Alquran. Adalah buah tin, zaitun, delima, anggur, kurma dan lain-lain. Untuk itulah kita sebagai muslim perlu mengetahui zat-zat  yang terkandung dalam buah tersebut, sehingga dapat memanfaatkan buah tersebut dengan sebaik-baiknya. Tidak ada sekecil apa pun Allah ciptaan jika tidak membawa kemanfaatan bagi manusia.

Di dalam ayat-ayat Al-qur’an, Allah menyuruh manusia supaya memperhatikan keberagaman dan keindahan disertai seruan agar merenungkan ciptaan-ciptaan-Nya yang amat menakjubkan. Allah berfirman :

“Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuhan-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan Kami keluarkan pula zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pula) kematangannya. Sesungguhnya, pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (al-An’aam [6]: 99).  “Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun’’ (At Tiin:1).

Bagian dari ayat Al-Qur’an di atas menyatakan bahwa buah-buahan seperti; tin, zaitun, delima, anggur, dan kurma merupakan buah yang bagus untuk dikonsumsi. Berbagai penelitian telah banyak dilakukan untuk mengetahui komposisi dan kandungan yang terdapat dalam buah tersebut. Buah-buahan yang disebutkan dalam Al-Qur’an selain bagus untuk dikonsumsi, juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh sampai untuk pengobatan terhadap suatu penyakit.

Dalam Al Qur’an, Allah Subhanahu wa Ta’ala sering menyebutkan buah anggur. Buah anggur merupakan nikmat Allah yang dianugrahkan kepada hamba hambaNYA di dunia ini dan di akhirat kelak. Anggur termasuk buah buahan yang sangat bagus dan banyak manfaatnya. Anggur adalah salah satu dari tiga buah buahan yang disebut sebagai “ raja buah buahan” di samping kurma dan tin.

Di dalam tubuh terdapat suatu mekanisme menakjubkan yang bekerja untuk mempertahankan kesehatan tubuh yang disebut sistem imun tubuh. Sistem ini bekerja untuk melawan mikroba (bakteri, virus, parasit, jamur) dan toksin atau racun yang menyerang tubuh. Sistem imun tubuh melawan banyak mikroorganisme dan toksin setiap hari. Pada umumnya, sistem imun bekerja dengan baik dalam mempertahankan kesehatan tubuh, akan tetapi kadangkala jika ada gangguan dengan sistem imun inilah yang bisa menyebabkan tubuh menjadi sakit ataupun bahkan terserang infeksi oleh mikroba.

Meskipun tubuh mempunyai sistem imun yang baik, tetapi dengan berbagai macam makanan siap saji yang banyak mengandung pengawet, pewarna, penyedap, dan pemanis yang dikonsumsi dapat berdampak pada berbagai penyakit yang dapat ditimbulkan. Dengan mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung gizi dan  zat anti oksidan akan menjadi solusi persoalan dalam menjaga kesehatan kita.

Banyak penelitian yang sudah dilakukan dari berbagai tanaman yang dapat digunakan sebagai obat. Karena itu kita perlu mengetahui apa saja zat yang terkandungan pada buah tin, zaitun, delima, anggur, dan kurma untuk kesehatan.

Buah Tin (Ficus carica L)

Tin adalah buah-buahan yang mengandung zat sejenis alkalin yang mampu menghilangkan keasaman pada tubuh. Zatzat aktif yang terdapat dalam buah tin adalah sejenis zat-zat pembersih yang bisa dipakai untuk mengobati luka luar dengan cara melumurinya.

Unsur yang terkandung dalam buah Tin adalah karbohidrat, protein, dan minyak. Buah Tin juga mengandung yodium, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, belerang (fosfat), chlorin, serta malic acid dan nicotinic acid.  Hasil penelitian lebih lanjut menyebutkan bahwa buah Tin termasuk buah yang dapat merangsang pembentukan hemoglobin darah, cocok sebagai obat penyakit anemia. Di samping itu buah Tin juga mengandung kadar glukosa yang cukup tinggi.

Menurut hasil penelitian medis, buah yang besarnya seperti buah kelengkeng itu selain kaya akan kalsium dan potasium juga mengandung zat benzaldehyde yang bermanfaat melawan sel-sel kanker. Di dalam buah tin yang rasanya manis itu juga mengandung zat yang sangat penting bagi tubuh manusia karena dapat mengurangi kolesterol jahat, menguatkan jantung dan menormalkan pernafasan bagi penderita sesak nafas. Buah yang juga dikenal dengan nama Ara atau Figs itu banyak dijumpai di negara-negara Arab. Buah ini mudah dicerna oleh alat pencernaan, bermanfaat untuk mengobati sulit buang air besar, bermanfaat untuk hati dan limpa.

Buah yang rasanya manis seperti korma ini juga lebih mirip sebagai makanan biasa karena mengenyangkan seperti buah korma sehingga warga Arab jarang memasukkannya dalam daftar buah-buahan.

Penelitian tentang kandungan benzaldehyde dalam buah Tin sebenarnya telah diungkap dalam jurnal yang dimuat website Cancer Cure Foundation. Website ini menyebutkan bahwa riset yang dilakukan para ahli dari Institute of Physical and Chemical Research di Tokyo menunjukkan benzaldehyde terbukti efektif dalam menghambat tumor.

Selain itu, Departemen Pertanian Amerika Serikat mengungkapkan bahwa buah Tin mengandung beragam nutrisi mulai dari vitamin A, C, kalsium, magnesium hingga potasium. Buah ini juga baik untuk mengendalikan nafsu makan dan membantu usaha penurunan berat badan. Jus buah Tin pun merupakan minuman yang baik untuk membunuh bakteri merugikan dalam sebuah peneltian.

Zaitun (Olea europea L)

Dalam dunia ilmiah, buah zaitun memilliki nama ilmia Olea europaea yang masih tergolong dalam famili Oleaceae. Pohon Zaitun merupakan pohon yang berumur panjang untuk masa yang lebih dari seratus tahun bahkan ribuan tahun. Ia menghasilkan buah secara terus-menerus tanpa harus menguras tenaga manusia, sebagaimana ia akan selalu nampak indah bila dipandang.

Zaitun dalam berbagai penelitian diyakini memiliki banyak khasiat dan keistimewaan, dari batang, daun hingga buahnya. Kandungan yang ada di dalam buah zaitun bagitu kompleks antara lain terdapat kadar protein, gizi dan anti oxidan yang besar, sebagaimana ia memiliki kadar garam yang mengandung kalsium, zat besi, dan fosfat. Ini merupakan zat-zat penting dan vital yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Di samping itu buah/daun/minyak/juice Zaitun,dapat digunakan sebagai anti infeksi organ dalam, seperti, ginjal ,empedu dan mengandung senyawa koloid yang dapat membunuh sel-sel kangker.

Kandungan senyawa yang terdapat dalam zaitun seperti fenol, tokoferol, sterol, pigan dan squalene memegang peranan penting dalam kesehatan dan penyembuhan beberapa penyakit. Senyawa fenol diyakini berfungsi sebagi antioksidan yang sangat kuat. Kesemua senyawa yang bermanfaat itu tadi terkandung di dalam eksrtak buah zaitun yang berupa minyak.

  1. Daun Zaitun

Daun zaitun sudah lama dimanfaatkan masyarakat kuno Yunani sebagai pembasuh luka. Daun zaitun juga dipakai sebagai obat kandung kemih dan riset menunjukkan daun zaitun memiliki kemampuan membantu penurunan kadar gula dalam darah sebagaimana juga bermanfaat menurunkan tekanan darah tinggi. Daun tersebut juga mengandung zat anti mikroba dan sangat efektif memerangi sejumlah jamur, virus, dan bakteri.

  1. Minyak Zaitun.

Minyak zaitun, yang diperoleh dari estrak buahnya berfungsi melindungi sistem pencernaan. Jika dioleskan pada bagian luar, minyak zaitun bisa melembabkan kulit dan berfungsi sebagai penghantar bagi minyak-minyak penting lainnya. Jika dipakai sebagai minyak goreng atau suplemen makanan, minyak zaitun dapat menjaga jantung dan pembuluh arteri tetap lentur. Konsumsi minyak zaitun secara teratur terbukti menghindari penimbunan kolesterol di pembuluh arteri. Dalam Al Qur’an diterangkan bahwa minyak zaitun dipakai untuk melembutkan dan menjaga elastisitas kulit serta kerap dioleskan untuk mempercepat penyembuhan kulit yang luka atau iritasi.

Khasiat Minyak Zaitun

  1. Minyak Zaitun Berkhasiat Seperti ASI Dalam sebuah studi modern yang dipublikasikan di bulan Februari 1996 M di Universitas Barcelona, Spanyol, yang dilakukan terhadap empat puluh wanita yang menyusui, diambil sampel ASI dari mereka. Para peneliti menemukan bahwa kebanyakan lemak yang terkandung di dalam ASI termasuk jenis lemak yang berantai tunggal. Jenis lemak ini dikategorikan sebagai lemak terbaik yang seharusnya dikonsumsi oleh manusia, dan itulah jenis lemak yang terkenal terdapat dalam minyak zaitun.
  2. Minyak Zaitun Sebagai laksatif ringan untuk memudahkan proses buang air besar dan menyingkirkan cacing di dalam tubuh.
  3. Minyak Zaitun Mengurangi Kolesterol Berbahaya Dalam tubuh kita dikenal dua macam kolesteror yaitu LDL (Low Density Lipoprotein) dan HDL (High Density Lipoprotein). LDL dikenal sebagai kolesterol jahat yang merupakan menyebab utama terjadinya arterosklerosis atau penyumbatan pembuluih darah yang biasanya berujung pada jantung koroner. Sedangkan HDL merupakan kolesterol yang baik karena besarnya peranan dalam meningkatkan daya kekebalan (imunitas) tubuh.
  4. Omega 9 yang terkandung dalam minyak zaitun dipercaya mampu menurunkan jumlah LDL dan menaikkan kadar HDL dalam tubuh kita. oleh karena itu kemungkinan terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang berakibat pada penyakit jantung dapat diminimalisir.
  5. Minyak Zaitun Mencegah penyakit jantung Mengurangi Resiko Terjadinya Penyumbatan (Trombosis) dan Penebalan (Arteriosklerosis) f). Pembuluh Darah Dalam sebuah kajian para peneliti menyatakan bahwa nutrisi yang kaya kandungan minyak zaitun bisa mengurangi pengaruh negatif lemak dalam makanan terhadap terjadinya pembekuan darah, dan selanjutnya mengu-rangi terjadinya penebalan pembuluh nadi jantung.
  6. Minyak Zaitun Mencegah kangker Payudara Kebiasaan mengkomsumsi satu sendok makan zaitun setiap hari, memungkinkan untuk dapat mengurangi terkena kanker payudara hingga 45%.
  7. Minyak Zaitun untuk mencegah kangker. Kebiasaan menggunakan minyak zaitun memberikan peluang cukup besar untuk dapat melindungi diri dari sejumlah serangan kanker; kangker usus besar,rahim,indung telur. Penggunaan minyak zaitun untuk memasak selain menyehatkan juga mengurangi risiko kerusakan sel tubuh yang menyebabkan kanker. Para ilmuwan yang telah menguji manfaat minyak zaitun. Menurut mereka, minyak zaitun mencegah terjadinya kerusakan sel tubuh yang menjadi penyebab kanker. Dalam riset yang dilakukan terhadap 182 orang di Eropa, para ahli menemukan bukti bahwa minyak zaitun mengurangi kerusakan oksidasi pada material genetik sel, di mana proses ini disebut-sebut bisa membuat sel kanker berkembang.
  8. Minyak Zaitun Menurunkan Angka Kematian. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam majalah Lanst yang terkenal pada 20 Desember 1999 M, menunjukkan bahwa negara paling miskin di Eropa, yaitu Albania, yang berpenduduk muslim, memiliki keistimewaan sedikitnya angka kematian di sana. Angka kematian di Albania di kalangan pria adalah 41 orang dari setiap 100.000 orang, separoh dari keadaan di Britania. Hal itu dipengaruhi oleh konsumsi minyak zaitun dalam makanan para penduduk Albania.
  9. Minyak Zaitun untuk kecantikan kulit dan rambut Zat yang dimiliki minyak zaitun, merupakan sebuah zat yangmampu menjaga air menguap. Sehingga, zat ini amat baik untuk digunakan sebagai pelembab kulit. Minyak Zaitun juga kaya akan vitamin E. mengkonsumsi buah dan minyak zaitun bisa memberikan kulit sehat, sama ketika dikenakan sebagai olesan. Teteskan minyak zaitun ke dalam air mandi hangat untuk tambahan kesehatan. minyak zaitun juga mengandung setidaknya 4 zat antioksidan yang berbeda. Hal ini berarti membantu menetralisir radikal bebas yang menyebabkan penuaan pada kulit dan kanker kulit. Orang-orang Arab banyak mengkonsumsi buah zaitu dan sekaligus minyaknya ini. Biasanya kaum wanita Arab meminyaki rambut mereka dengan minyak zaitun sebelum tidur kemudian berkeramas keesokan harinya menjadikannya lebat , tidak mudah rontok dan panjang.
  10. Minyak Zaitun mengurangi dengkuran Meminum minyak zaitun sebelum tidur bisa memberikan lubrikasi pada otot tenggorokan, sehingga dipercaya bisa mengurangi dengkuran. Termasuk juga mengurangi rasa gatal di tenggorokan.

Delima (Punica granatum L)

Buah Delima (rumman) dalam Al Quran disebutkan di beberapa tempat, yaitu dalam Surat Al An’am 99 dan 141, serta Ar Rahman 68. Bagian bagian Buah Delima, terutama kulit luarnya mengandung asam tanat (Tannic Acid) yaitu zat pembasmi dan pembersih bakteri. Sedangkan jika diperas (dibuat jus) selain mengandung Tannic Acid juga zat gula mentol dan unsur besi dalam jumlah yang cukup tinggi. Menurut Ilmu Kedokteran, buah delima mempunyai manfaat antara lain; mengobati diare, ambeien, pelega nafas, cacingan, radang gusi, radang lambung dan obat mata.

Ada tiga jenis delima yang tersebar di Indonesia, dikelompokkan berdasarkan warna buahnya, yaitu Delima putih, Delima merah, dan Delima hitam. Dari ketiga jenis itu, yang paling terkenal adalah delima merah. Delima merah sering ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman hias, sekaligus untuk dimakan buahnya. Beberapa kultivarnya yang kerdil bahkan telah dikembangkan khusus sebagai tanaman hias. Delima merah memiliki rasa yang lebih manis dan segar, sedangkan delima putih rasanya lebih sepat dan kesat, serta kurang manis.

Rasa kesat pada delima putih disebabkan oleh kandungan flavonoid (golongan polifenol) yang tinggi. Salah satu peran flavonoid yang penting adalah sebagai antioksidan. Hal itulah yang menyebabkan delima putih sering dimanfaatkan sebagai obat. Belakangan ini jenis delima putih agak sulit ditemukan di pasaran. Berdasarkan penelitian, kulit buah delima putih mengandung zat samak sebanyak 25-28 persen dan lendir 30 persen. Delima hitam kini menjadi tanaman langka yang tidak dikenal secara luas. Padahal, menurut para ahli, delima hitam lebih baik khasiatnya dibandingkan dengan delima putih.

Komposisi Gizi Umumnya orang mengenal delima karena bentuk buahnya yang menarik, sehingga sering disajikan di meja untuk dimakan segar, tanpa memperhatikan khasiatnya. Buah yang sudah matang mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.

Obat Segala Macam Penyakit

Hampir semua bagian tanaman delima dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Bagian daging buah, kulit buah, kulit batang, dan akar delima dapat diramu sebagai obat untuk berbagai jenis penyakit. Kulit buah dan kulit batang delima mengandung 20-30 persen elligatannin (tannin), triterpenoid, dan 0,5-1 persen alkaloid yang terdiri dari pelletierine yang sangat toksik atau beracun, methylpelletierine, dan pseudopelletierine. Biji, daun, serta bunga delima juga telah dimanfaatkan sebagai obat oleh berbagai bangsa dan kebudayaan untuk berbagai keperluan.

Sejak berabad-abad yang lalu, tanaman delima telah dikenal sebagai obat manjur untuk mengobati berbagai gangguan pencernaan, seperti diare dan disentri. Hal itu disebabkan tingginya kandungan tannin yang berkhasiat sebagai astringen, yaitu menyusutkan selaput lendir usus sehingga pengeluaran cairan diare berkurang. Sementara alkaloid pelletierine pada akarnya sangat membantu mengeluarkan cacing pita dan cacing gelang dari usus.

Hambat Pertumbuhan Sel Kanker Berdasarkan penelitian di University of California, AS, buah delima mempunyai efek ekstrogenik, yaitu menangkal gangguan menopause dan mencegah kanker pada organ-organ reproduksi. Jus delima yang telah difermentasi dan minyak yang diambil dari biji delima, juga diketahui aktif sebagai antioksidan yang setara dengan teh hijau.

Dengan minum satu gelas jus delima setiap hari, kita akan mendapatkan asupan senyawa antioksidan polifenol sebanyak 100 mg. Senyawa ini dapat melumpuhkan sel kanker dan memulihkan dinding arteri dari proses pengerasan. Biji delima juga mengandung polifenol. Itulah sebabnya jika membuat jus delima, sebaiknya diblender bersama bijinya.

Anggur (Vitis vinivera L)

Tanaman anggur diduga berasal dari sekitar Laut Hitam dan Laut Kaspi, kemudian menyebar ke Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Eropa, selanjutnya ke Asia termasuk Indonesia. Buah anggur termasuk dalam famili Vitaceae dan genus Vitis. Bentuk buah anggur hampir bulat dengan kulit buahnya berwarna merah kehitaman, hijau, kuning keemasan, atau ungu dan dilapisi tepung. Daging buahnya mempunyai rasa asam manis, dan kandungan airnya banyak. Jenis asam yang dominan pada anggur adalah asam maleat dan asam sitrat. Penyebab rasa manis pada anggur adalah tingginya kadar glukosa dan fruktosa.

Manfaat anggur telah banyak diteliti sebelumnya. Pada tahun 1870, ahli kesehatan Dr John Harvey Kellog, memberikan resep anggur untuk berbagai penyakit. Untuk kesembuhan, dia hanya memberikan resep makan buah anggur dengan takaran tertentu. Menurut The George Mateljan Foundation, anggur juga memiliki nilai gizi yang sangat luar biasa. Tiap 100 gram anggur paling tidak 25 komponen gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sebut saja kalsium, kalium, vitamin A, Vitamin C, dan thiamin.

Kandungan mineral dalam anggur yang memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh antara lain mangan. Zat itu sangat diperlukan tubuh dalam sintesis energi sehingga dapat membantu menjaga kestabilan gula dalam darah. Mangan juga diperlukan tubuh untuk metabolisme lemak dan pembentukan jaringan ikat dan tulang.

Anggur disebut mengandung karotenoid dan likopen yang tinggi. Kedua zat kimia tersebut dikenal luas akan kemampuannya menghambat berbagai penyakit tubuh. Kandungan antioksidan dalam anggur tersebut sudah diyakini kalangan luas sebagai pelindung sel dari radikal bebas penyebab penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, kanker, dan beberapa penyakit akibat penuaan.

Anggur mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan karena kandungan kimia yang berada di dalamnya, salah satu di antaranya flavonoid. Flavonoid merupakan senyawa fitokimia yang memberikan warna ungu pada buah anggur. Flavonoid dapat mencegah oksidasi LDL (kolesterol jahat) 20 kali lebih kuat daripada vitamin E, yang selama ini dikenal sebagai antioksidan alami.

Kandungan vitamin C, B6, K dan B1 dalam anggur juga tinggi dengan khasiat yang luar biasa bagi tubuh. Vitamin C buah anggur dapat meningkatkan imunitas dan penyembuhan luka. Kandungan B6 pada anggur juga sangat penting untuk otak agar dapat berfungsi normal. Kulit anggur juga memiliki kandungan resveratrol yang merupakan sumber penting dari flavonoids, termasuk katekin, quercetin, prosianidin, dan antosianin. Resveratrol ditemukan pada sebagian besar kulit buah anggur. Penelitian beberapa tahun terakhir menyimpulkan, resveratrol kemungkinan dapat membantu awet muda dan mencegah kanker.

Selain itu, anggur terbukti dapat membantu kaum perempuan dalam mencegah sakit akibat pengobatan kanker payudara. Para dokter di Institute of Cancer Research membuktikan bahwa antioksidan yang terkandung dalam anggur dapat melindungi tubuh dari radiasi fibrosis, yakni pengerasan jaringan di sekitar payudara akibat radioterapi yang rasanya sangat menyakitkan. Kondisi ini dialami oleh ribuan perempuan di seluruh dunia setiap tahunnya.

Kurma (Phoenix dactylifera L)

Berdasarkan kajian kimia dan fisiologi Dr Ahmad Abdul Ra’ouf Hisyam dan Dr. Ali Ahmad Syahhat, data berikut diperoleh ². Memakan ruthab dan atau tamar ketika berbuka puasa akan menambahkan peratus kandungan glukosa dan sukrosa dalam badan.

Penyakit anemia (kurang darah) akan berkurangan dan tubuh tidak pucat. Ketika perut kosong, saat itulah makanan yang mengandungi nutrien glukosa dan sukrosa akan mudah dicerna dan diserap secara cepat dan maksimum. Jadi, kandungan glukosa dan sukrosa dalam ruthab dan tamar yang banyak itu menjadikan proses mencerna dan menyerap di dalam badan sangat mudah.

Manfaat  Kurma

  1. Sangat Baik untuk Membantu Proses Persalinan

Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran. Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui. Sedangkan Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Sedangkan Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

  1. Menetralisir Asam

Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.

  1. Kandungan Glukosa Sangat Tinggi Sehingga Baik untuk Makanan Pertama Buka Puasa

Kandungan protein didalam kurma sebesar 1.8 – 2.0 persen, serat sebanyak 2.0 – 4.0 persen dan gula sebesar 50 – 70 persen glukosa. Dengan kandung gula seperti itu, kurma mampu memberi tambahan tenaga bagi orang yang berbuka puasa hingga ia akan merasa segar dan bertenaga uuntuk beribadah tanpa rasa letih ataupun mengantuk. Biasany, bagi yang merasa letih dan mengantuk disaat melaksanakan shalat tarawih disebabkan karena makanan yang dikosumsi kebanyakan mengandung karbohidrat yang tidak menyediakan tenaga instant (tambahan). Oleh karena itu, untuk menghindari hal tersebut, buah kurma adalah jawabannya.

Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulangtulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.

  1. Mengatasi Sembelit

Serat pangan yang terkandung dalam kurma cukup besar, sekitar 2,2 gram per 100 gram. Serat bermanfaat menurunkan kadar kolesterol dalam darah dengan menghambat penyerapan lemak atau kolesterol di dalam usus besar, sehingga kolesterol dalam darah tidak meningkat. Kehadiran serat ini baik untuk mengatasi sembelit. Dengan tekstur serat yang cukup halus, kurma aman untuk lambung yang sensitif atau penderita radang usus. Sebagaimana pangan nabati lainnya, kurma tidak mengandung kolesterol. Kurma mengandung lemak baik yang bermanfaat bagi kesehatan.

Buah Manggis, buah manggis adalah salah satu buah yang dikenal sangat bermanfaat bagi kesehatan.  Kandungan zat yang terdapat dalam buah manggis di yakini dapat mencegah timbulnya penyakit dan dapat mengobati beraneka ragam penyakit.  Meskipun namanya tidak disebutkan dalam Al-Quran seperti buah zaitun, tin, anggur, delima atau kurma, namun hal tersebut tidak mengurangi keyakinan nenek moyang kita akan kandungan dan kemampuan dari buah manggis, bahkan dalam beberapa tahun terakhir buah manggis telah menarik perhatian beberapa peneliti untuk meneliti kandungan zat yang terdapat di dalamnya.

Manggis merupakan tumbuhan fungsional karena sebagian besar dari tumbuhan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai obat. Bukan hanya daging buahnya saja yang dapat dikomsumsi dan dipercaya bermanfaat bagi kesehatan, namun menurut penelitian dalam kulit buah manggis juga terdapat sejumlah besar zat kimia yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.  Di luar negeri manggis dijuluki sebagai “ Quen of the Tropical Fruits” yang merupakan refleksi perpaduan dari rasa asam manis yang tidak di punyai oleh komoditas buah lainnya.

Kandungan Senyawa Buah manggis adalah salah satu dari sekian banyak nikmat yang Allah SWT telah turunkan untuk hambaNya.  Sejumlah zat telah berhasil diindentifikasi dalam kulit dan buah manggis dan zat-zat tersebut kemudian telah dibuktikan oleh para peneliti bermanfaat untuk kesehatan.  Hal tersebut merupakan tanda-tanda kekuasaan Allah SWT bagi orang-orang yang berfikir. Sebagaimana dalam Firman Allah SWT yang artinya :

“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.

“Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling?”

Buah manggis merupakan buah yang mempunyai banyak keunggulan dibandingkan buah lainnya.  Bukan hanya daging buahnya saja, namun kulit buah manggispun sangat kaya dengan zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh. Buah manggis terkenal dengan rasa asam-manis yang berasal dari perpaduan kandungan kadar gula dan kadar asam.  Selain itu buah manggis dan kulitnya terbukti mengandung antioksidan yang sangat tinggi yakni senyawa yang dapat bereaksi dengan radikal bebas sehingga mengurangi kapasitas radikal bebas untuk menimbulkan kerusakan pada sel, jaringan dan atau organ.

Manfaat Kulit Buah Manggis Beberapa hasil penelitian telah membuktikan bahwa kulit buah manggis mengandung senyawa yang memilki aktivitas farmakologi sebagai antiinflamasi, antihistamin, antibakteri, antijamur, antimalaria, hipertensi, stroke, terapi HIV dan anti – aging.

 

Penulis : Faridani

Mahasiswa UIN Sumut (kelompok 137 KKN DR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *