Gara-Gara Dituduh Mencuri, Umar Pukul Nurdin Dengan Kayu Berpaku Hingga Tewas

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Hanya karena perasalahan sepele, Nurdin (48) harus kehilangan nyawanya setelah dipukul dengan menggunakan Kayu berpaku oleh rekannya sendiri yaitu Umar (68) di Kompleks Villa Makmur, Jalan Makmur, Kecamatan Medan Barat, Selasa (1/10) pagi

Dari Informasi yang diperoleh, Nurdin yang berprofesi sebagai sopir pribadi itu sebelumnya kehilangan Kain lap yang biasa digunakannya untuk membersihkan mobil.

Merasa curiga, Warga Jalan Utama Gang Pengabdian, Desa Helvetia, Kabupaten Deli Serdang itu pun mendatangi Umar

“Waktu itu, Nurdin menuding kalau Umar yang telah mengambil kain lap miliknya,” Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu H. Manullang, Rabu (2/10).

Merasa tak bersalah, sambung Manullang, Umar membantah semua tuduhan Nurdin. Akan tetapi, Nurdin tidak percaya dan memaksa menggeledah tas milik pekerja kebersihan itu.

Umar yang diketahui tinggal di Jalan Karya Setuju, Sei Agul, Medan Barat, itu menolak tasnya diperiksa. Akhirnya mereka berdua terlibat cek-cok di lokasi kejadian.

Diduga emosi, Nurdin lalu mengambil sapu lidi dan memukulnya ke badan Umar. Tak terima, Umar balas memukul kepala Nurdin dengan sebatang kayu.

“Balok itu ternyata ada pakunya, diduga kuat paku tersebut mengenai kepala korban,” ucap Manullang.

Seketika Nurdin terkapar setelah dipukul oleh Umar. Warga yang melihat kejadian itu langsung berusaha membawa Nurdin ke rumah sakit terdekat. Namun takdir berkata lain, Nurdin meninggal dunia sewaktu diperjalanan.

“Tiba di rumah sakit dokter menyatakan Nurdin sudah meninggal dunia,” ungkap Manullang.

Atas kejadian itu, Tim Pegasus Polsek Medan Barat langsung bergerak memburu Umar. Hasilnya, polisi mengamankan Umar hari itu juga dari rumahnya sekira pukul 11.00 WIB. Selanjutnya ia diboyong ke Mapolsek Medan Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, Umar dijerat dengan Pasal 338 atau 351 (3) KUHPidana,” jelas Manullang.(afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *