Gagal Jambret, Dua Pria Ini Babak Belur Dihajar Massa

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Nasib sial dialami kedua pelaku jambret yaitu Ricardo Hasudungan (34) warga Jalan Kasuari Gang Adil, Medan Sunggal dan Suherman Afrianto (40) warga Jalan Dwikora No 4 B, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

Bagaimana tidak, Mereka jadi bulan-bulanan warga setelah aksi kriminalnya di jalan Iskandar Muda Medan, Selasa (20/8) kemarin berhasil digagalkan

Dari Informasi yang diperoleh, Sebelum kejadian, korban, Widya Paramita bersama orangtuanya bergerak dari rumahnya di Jalan Samanhudi, Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai hendak menuju Thamrin Plaza Medan. Siang itu, sekitar pukul 12.30 WIB, kendaraan yang mereka tumpangi melintas di Jalan Gajah Mada Medan.

Widya yang di boncengan mengeluarkan telepon genggamnya untuk melihat jalur jalan yang hendak dituju. Tanpa disadari, kedua pelaku sudah memperhatikan telpon yang dipegang korban.

“Ketika melewati Jalan Gajah Mada simpang lampu merah Iskandar Muda, tiba-tiba dari arah samping kiri korban, pelaku yang mengendarai motor Honda Beat BK 2985 AHV, merampas telepon genggam Oppo A 57 warna hitam milik korban,” kata Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing, Jumat (23/8).

Begitu mendapat telepon korban, kedua pelaku Tancap gas, namun korban yang tak rela hartanya hilang langsung meneriaki pelaku ” Jambret”

Kerasnya suara korban mendapat perhatian pengguna jalan yang kemudian menghadang para pelaku. Akhirnya kedua pelaku berhasil ditangkap dan sempat menjadi amuk massa.

“Beruntung personel kita yang berpatroli melintas di sekitar TKP sehingga dengan cepat mengamankan kedua pelaku,” ungkap Martuasah.

“Setelah diamankan, pelaku berikut barang bukti sepeda motor dan telpon genggam korban kita boyong ke markas komando untuk diproses lebih lanjut,” Tambahnya

Kedua pelaku sudah ditahan di rumah tahanan polisi (RTP) Polsek Medan Baru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara,” Pungkasnya. (AFD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *