Pembunuhan Karyawati Bank Di Tapteng Bermotif Ekonomi

MEDANHEADLINES.COM, Tapanuli Tengah – Personil Satreskrim Polres Tapteng berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terhadap karyawati Bank Mandiri Syariah, Santi Devi Malau (25) pada Jumat (14/6) yang lalu.

Dua pelaku masing-masing berinisial DP dan NN disebut merupakan pasangan suami istri. Keduanya ditangkap di Kota Medan, Selasa (18/6) sekira pukul 17.30 WIB.

“Iya benar, dua orang pelaku saat ini dalam perjalanan dari Medan menuju Tapanuli Tengah,” kata Kapolres Tapteng, AKBP, Sukamat saat dikonfirmasi.

Setelah berhasil ditangkap Satreskrim Polres Tapteng, upaya pengungkapan motif pembunuhan terhadap karyawati Bank Mandiri Syariah masih terus dilakukan jajaran petugas kepolisian Polres Tapteng.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku yang merupakan pasangan suami istri ini mengaku nekad menghabisi nyawa korban dikarenakan desakan ekonomi.

Hal ini disampaikan Kapolres Tapteng, AKBP Sukamat saat dikonfirmasi, Selasa (18/6) malam.

“Motif pembunuhan itu adalah kebutuhan ekonomi. Pelaku laki-laki awalnya bekerja sebagai penjaga warnet, namun sudah dipecat, sementara isterinya pelayan di warung ayam penyet,” kata Sukamat.

Dikatakan Sukamat, setelah kejadian, kedua pelaku kemudian melarikan diri ke Kota Medan dengan membawa lari ponsel milik korban dan juga tas yang diduga berisi uang.

“Anggota masih akan terus melakukan pengembangan atas kasus ini. Termasuk mengungkap kepada siapa pelaku menjual hp milik korban,” jelasnya.

Sukamat menambahkan, berakhirnya pelarian dua pelaku pembunuhan Santi Devi Malau merupakan berkat kerja keras aparat kepolisian.

Dalam kasus tersebut, dirinya memerintahkan anggotanya untuk terus menyelidiki kasus tersebut serta mengumpulkan informasi sekecil apapun. (hen)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *