MEDANHEADLINES.COM, Medan- Sebanyak 39 pelajar di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Medan terpaksa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan. Pasalnya, jaringan komputer di sekolah itu mengalami gangguan, Selasa (23/4) lalu.
“Gangguan terjadi 30 menit sebelum ujian selesai, virusnya biasa,” kata Kepala Sekolah UPT SMP Negeri 2 Medan, Marita Yetti saat dikonfirmasi awak media di sekolah di Jalan Brigjen Katamso, Medan, Rabu (24/4) siang.
Yetti menjelaskan, gangguan terjadi pada saat pelajar melaksanakan ujian sesi kedua. Waktu itu para pelajar sedang menjalani ujian bidang studi Matematika. Para pelajar yang sempat panik dapat ditenangkan setelah diberikan pengertian bahwa gangguan itu adalah virus biasa.
“Sempat panik juga, karena di komputer para pelajar soal-soalnya sudah tidak bergerak. Kita langsung laporkan kejadian itu ke HD (Help Dask) Kota dan bisa diatasi lah,” ungkap Yetti.
Setelah mendapat laporan, sambung Yetti, Tim HD UN Kota Medan turun dan langsung melakukan perbaikan. Menurut Yetti proses perbaikan yang dilakukan tim HD hanya memakan waktu sekitar 60 menit.
“Makanya pas ujian sesi ketiganya situasi sudah kembali normal,” ucap wanita berjilbab ini.
Masih dikatakan Yetti, peserta UNBK di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Medan berjumlah 460 siswa. Waktu ujian susulan untuk puluhan pelajar itu akan digelar pekan depan yakni, Senin (29/4).
“Berita acaranya sudah dibuat dan telah dilaporkan kepada Panitia UN Kota Medan, termasuk untuk ujian susulan,” pungkasnya.
Sementara, menurut anggota Tim Help Dask UNBK Disdik Provinsi Sumut, Duta Salendra
kendala yang dialami UPT SMPN 2 Medan Bukan virus, melainkan jariangan LAN di sekolah tersebut
“Jaringan LAN, switch hub menjadi terganggu.
Switch hub berfungsi dari data ke klien. Tapi, kondisi tidak stabil listrik berpengaruh,” kata Duta saat dikonfirmasi wartawan, Rabu siang.
Duta menjelaskan kondisi jaringan listrik tidak stabil yang menyebabkan server menjadi sensitive mengalami crash. Jaringan listrik yang ada di beberapa sekolah tidak besar dan kualitas kabel yang baik, sehingga ini mempengaruhi kualitas catudaya yang disuplay pada server maupun switch hub menjadi terganggu.
“Saat ini sudah normal. Ini saya sedang berada di SMPN 2 Medan untuk pemeriksaan ulang dan pastinya sudah normal dan baik-baik saja,” jelasnya.(afd)












