Handphonenya di Jambret, Wanita Ini Kejar dan Tendang Pelaku

Korban jambret (Anita Boru Lase) saat berada di Polsek Medan Area. 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Aksi yang dilakukan Anita Boru Lase (23) terbilang berani. Betapa tidak, perempuan berparas cantik ini nekat mengejar dan menunjang pelaku yang menjambret handphonenya di Jalan Menteng VII, Medan Denai, tepatnya di depan Gereja HKBP, Jumat (28/12/2018) sekira pukul 11.00 WIB.

Sayangnya, aksi nekat yang dilakukan Anita tak membuahkan hasil, meskipun ia dan kedua pelaku yang berboncengan sempat jatuh dari sepeda motor. Pelaku yang takut menjadi bulan-bulanan massa keburu bangkit dan kabur dari lokasi kejadian.

Sementara perempuan yang bekerja menjual pakaian online itu dibawa warga ke klinik guna mendapatkan perawatan medis. Selesai dirawat, korban mendatangi Polsek Medan Area untuk membuat laporan pengaduan terkait peristiwa yang dialaminya.

Saat ditemui di kantor polisi, korban yang tinggal di Jalan Pertahanan, Gang Sentosa, Patumbak ini menceritakan, dari rumah ia berniat ke Jalan Jermal III, Medan Denai untuk mengantar pesanan konsumennya. Setibanya di Jermal III, korban mencoba menelpon konsumen  guna menanyakan nomor rumahnya.

Tanpa disadarinya, saat sedang menelpon, tiba-tiba dua pelaku datang dari arah berlawanan dan langsung merampas handphonenya. Terkejut, korban langsung mengejar kedua pelaku.

“Spontan aku mengejar dan meneriaki kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa BK. Tau dikejar mereka masuk keluar gang dengan melaju kencang,” kata korban.

Terakhir pelaku keluar ke Jalan Menteng VII. Tepat di depan gereja HKBP, korban yang sudah emosi menyusul dan ketika berdekatan langsung menunjang pelaku. Akibat kejadian itu korban dan pelaku terjatuh ke aspal hingga mengalami luka-luka.

Belum sempat ditangkap, lanjut korban, kedua pelaku bangkit dan meninggalkan sepeda motor yang dikendarainya berikut topi dan sandal. Sementara, ia (korban) tergeletak di jalan dengan kondisi pipi kiri, dagu, serta tangan kiri luka dan lebam.

“Sebelum aku dibawa warga ke klinik, aku sempat melihat handphone Xiaomi-ku yang sempat diambil pelaku jatuh di aspal dan diambil orang yang kabur naik angkot. Warga menghubungi personil Polsek Medan Area. Kreta, sandal dan topi pelaku diamankan polisi,” ungkap  korban.

Ketika disinggung ciri-ciri kedua pelaku, korban menjelaskan bahwa keduanya masih remaja dan diperkirakan berumur belasan tahun. Satunya kurus dan satunya lagi berbadan sedang.

“Kalau kaburnya ke arah mana aku tidak tau, karena saat itu aku hampir tak sadarkan diri. Harapannya kedua pelaku segera ditangkap,” harap korban. (afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *