Sumut  

Pelabuhan Kuala Tanjung, Tawarkan Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor

MEDANHEADLINES.COM – Pelindo 1 melakukan Pengapalan Perdana Kontainer Ekspor di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal, Kamis (26/12). Secara terbatas, pelabuhan yang terletak di Kabupaten Batubara, Sumut, ini sudah mulai beroperasi melayani pengiriman barang ke Shanghai, China, menggunakan kapal Wan Hai.

Menurut Direktur Utama Pelindo 1, Bambang Eka Cahyana, Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) menawarkan efisiensi dari sisi waktu pengiriman dan biaya logistik sehingga dapat meningkatkan daya saing produk-produk ekspor nasional.

“Kalau ekspor melalui Kuala Tanjung sudah pasti lebih murah 300 Dolar AS per TEUs, dibandingkan dari Singapura,” ungkapnya, di sela-sela pengapalan perdana.

Hal ini diakui Hendra Kusuma, Representatif Wan Hai Line di Indonesia. Hendra mengungkapkan bahwa pengiriman barang dari Kuala Tanjung ke Shanghai memakan waktu hanya selama 8 hari. Sedangkan bila barang yang sama dikirim dari Belawan ke Shanghai, paling cepat menghabiskan hingga 12 hari.

Mengenai biaya, untuk tujuan yang jauh, pasti lebih mahal karena untuk ekspor biasanya melalui India, sedangkan untuk impor harus melalui Port Klang, Malaysia, atau Singapura. Namun sekarang semuanya bisa langsung keluar atau masuk ke Kuala Tanjung sehingga bisa menghemat 200-300 Dolar AS per kontainer.

“Kami berkomitmen membantu bagaimana pengangkutan barang dari Kuala Tanjung langsung bisa sampai ke negara tujuan sehingga dapat menciptakan efisiensi waktu dan biaya,” katanya.

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 memulai pengoperasian Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) dengan pengapalan perdana ekspor produk-produk turunan CPO berupa Lauric Acid, Soap, Fatty Acid, Fatty Alcohol dan Glycerin. Barang-barang sebanyak total 180 box atau 205 TEUs ini merupakan produk dari tiga perusahaan, yakni Unilever Oleochemical Indonesia, Bakrie Sumatera Plantations serta Procter & Gamble (P&G).

Bambang Eka mengatakan, pengapalan perdana ini juga menunjukkan kesiapan sarana dan prasana KTMT untuk segera dapat beroperasi secara penuh. Saat ini, KTMT telah dilengkapi dengan fasilitas kepelabuhanan yang lengkap dan modern dengan didukung sistem IT yang terintegrasi.(cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.