Pembakaran Alquran Di Langkat, Kapolda : Ada Yang Memancing Di Air Keruh

Warga Saat Menemukan Puluhan Alquran Yang Sudah Hangus Terbakar

MEDANHEADLINES.COM – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto Menyebut pihaknya kini tengah menyelidiki kasus pembakaran 20 eksemplar Alquran di Langkat Sumatera Utara

Kapolda juga mengatakan, Dalam Kasus ini ia menduga adanya upaya memancing di Air keruh yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu

” Sejauh ini sudah 4 saksi diperiksa, Dan dalam kasus ini kita harus pelan-pelan melakukan pendekatan kepada warga di sekitar TKP. Karena ini masalahnya sangat sensitif. Yang bersangkutan mungkin juga takut dan mudah-mudahan dengan pendekatan-pendekatan persuasif yang kita lakukan, kita bisa peroleh informasi yang seakurat mungkin terkait dengan pelaku,” ucapnya, Rabu (26/12).

Kapolda juga mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi terhadap peristiwa tersebut

” Kita akan upayakan untuk segera bisa mengungkap masalah ini, tentunya harus didukung oleh informasi-informasi yang akurat dari masyarakat. Mudah-mudahan pelaku yang punya niat tak baik kepada Sumatera Utara ini bisa kita ungkap,” ujarnya.

Diketahui, Masyarakat sempat dihebohkan dengan pembakaran kitab Suci Alquran di sekitar Taman Pendidikan Quran (TPQ) Mujahid Generasi Alquran, tepat di belakang Masjid Nurul Huda, Kelurahan Payamabar, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Senin (24/12/2018) lalu.

Warga menemukan Alquran yang dibakar itu sekitar pukul 15.00 Wib. Sementara pelakunya tidak diketahui. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *