Gubsu Edy Rahmayadi Saat Meninjau Lokasi Banjr di Madina
MEDANHEADLINES.COM – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melakukan Peninjauan lokasi bencana banjir bandang, di Kecamatan Ulu Pungkut Mandailing Natal (Madina)
Didampingi Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan pejabat lainnya. Edy langsung turun melihat kondisi di lokasi terdampak bencana.
Dari reruntuhan rumah dan sempadan sungai di Desa Huta Na Godang, terlihat sisa banjir seperti beberapa kayu besar yang melintang di badan jalan langsung di evakuasi. Petugas TNI/Polri dan Basarnas nampak menggunakan sejumlah peralatan berat.
Setelah menyasar pemukiman penduduk, Edy juga berjalan ke tempat lain. Dia meninjau kondisi perbukitan dan tebing curam. Menurut Edy di sana rawan terjadinya longsor, jika intensitas curah hujan tinggi.
“Pertama ini wujud belasungkawa kita kepada rakyat kita. Kedua, kita mencari solusinya. Ini musibah yang harus kita cari jalan keluarnya sekarang. Jadi secepatnya kita kerjakan,” ujarnya, Senin (15/10).
Edy pun menegaskan bahwa mendirikan bangunan di sempadan sungai merupakan tindakan yang salah dan bahkan membahayakan nyawa. Apalagi, dalam aturan memang hal tersebut tidak dibenarkan.
Karena itu, pihaknya mendorong agar para korban yang kehilangan tempat tinggal, bisa difasilitasi untuk relokasi ke lahan yang akan dicarikan tempatnya.
“Setuju kan kalau bapak/ibu dipindahkan dari sana?,” ujar Edy.
Dalam Kunjungannya ini, Edy pun menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah untuk belasan anak yang selamat dari musibah. Setelah itu, Edy pun memimpin seluruh warga yang hadir di pengungsian untuk memanjatkan doa dan membaca AlFatihah untuk korban meninggal.
Menambahi Hal ini, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengapresiasi dan berterimakasih kepada Gubernur Edy Rahmayadi yang bersedia turun langsung melihat kondisi masyarakat yang tertimpa bencana banjir bandang.
Selain itu, dirinya juga bersyukur atas rencana pembangunan sekolah (SMK) Perkebunan yang akan dibangun di Kecamatan tersebut. (red)












