Di Humbahas, Hanya 11 Dusun Lagi Yang Belum Teraliri Listrik Dari 154 Desa

MEDANHEADLINES.COM, Humbahas – Untuk mengaliri listrik di seluruh desa dan dusun, saat ini pihak PLN cabang Sibolga tengah gencar menjalin kerjasama antara pemerintah Daerah, baik Kota maupun Kabupaten yang di wilayah Sumut.

Hal ini terbukti dalam acara penandatangan MoU antara PLN Area Cabang Sibolga dengan Pemkab Humbahas, Rabu (26/9/2018).

“Kita tetap menindak lanjuti komitmen untuk mengaliri listrik hingga kedusun-dusun yang ada di seluruh wilayah kita, dan di Humbahas sendiri yang belum teraliri ada 11 dusun lagi. Sementara dalam wilayah desa, semua sudah teraliri. Untuk tahun ini 3 desa sudah diprogramkan, 8 dusun lagi tahun 2019,” ungkap Manager Area Cabang Sibolga Poltak Samosir dalam sambutannya.

Dijelaskannya, saat ini banyak usaha kelistrikan yang sedang dikerjakan PLN, demi mencapai masyarakat berlistrik 100 persen. Seperti di Humbahas, lanjutnya bisa teraliri 100 persen, karena saat ini, menurutnya daya listrik di Humbahas tersedia 42 persen dari total yang ada 40 MW, artinya masih ada tersisa 12 MW yang siap dipergunakan di Humabahas.

“Sesuai data PLN, semua desa sudah teraliri listrik. Namun, sampai saat ini masih ada 11 dusun lagi di Humbahas yang belum berlistrik. Kami berharap lewat kesepakatan ini, PLN bisa bersinergi agar seluruh desa berlistrik 100 persen hingga ke dusun dusun pada tahun 2019,”jelasnya.

Lanjutnya, dalam menjalankan program listrik 100 persen, maka pihaknya sangat membutuhkan akses yang baik untuk kendaraan roda empat. Dan diharapkan agar semua layanan jadi satu pintu, yakni melalui Pemkab Humbahas.

“Perlu kami Ingatkan selain jalan, kami berharap agar pohon pohon yang ada disekitar tiang agar ditebang, karena itu bisa menyebabkan listrik mati-mati,” tegasnya.

Dia menambahkan, untuk pembayaran listrik tepat waktu, maka Pemkab sendiri akan menerima PAD yang hitungannya cukup lumayan, yang tentunya itu sangat berguna untuk pembangunan di Humbahas.

“Silahkan lakukan pembayaran tepat waktu, karena dalam pembayaran itu, ada PAD buat Pemkab Humbahas. Saya sampaikan juga, kalau ada investor yang mau masuk, silahkan bujuk mereka. Kalau masalah listriknya tanggungjawab kami dalam mengaliri listrik,” pungkasnya.

Sementara itu, Manager UPPK wilayah Sumut, Tumpal Hutapea dalam kesempatan itu menjelaskan, bahwa saat ini di wilayah Sumut hanya tinggal 200 desa lagi yang belum teralisi listrik. Dari total data itu kebanyakan ada di wilayah Nias dan Tapanuli Selatan.

“Dari KK sesuai data PLN sebanyak 41.000, sementara data yang disampaikan seluruh desa, hanya 30 ribuan. Silahkan di data ulang, jangan sampai ada yang tidak terdata, dan akhirnya tidak teraliri listrik. Kami ini ditugaskan untuk membangun listrik hingga semua desa, makanya Data sangat kami butuhkan, agar semua teraliri 100 persen,”terangnya.

Jika belum teraliri cara pengusulannya, Kepala desa membuat usulan diketahui Camat, kemudian disampaikan ke Pemkab Humbahas. Nanti, pemkab berkordinasi dengan PLN lewat MoU yang sudah kita tandatangani saat ini,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor mengucapkan terimakasih kepada pihak PLN yang sudah berkomitmen untuk mengaliri listrik hingga ke seluruh dusun dusun.

“Kita sangat bersyukur, dimana Tahun 2019, mudah mudahan semua sudah teraliri. Semua rumah mari kita wujudkan teraliri listrik. Dan masalah total data, agar berkordinasi dengan Dinas Capil, supaya tidak ada yang tertinggal,”jelasnya.

Pada acara penandatanganan MoU antara PLN dan Pemkab Humbahas dalam mengaliri listrik diseluruh dusun di seluruh wilayah Pemkab Humbahas, turut hadir Kajari Humbahas Zaidar, Kapolres Humbahas AKBP Dayan, Manager Sektor Pandan yang juga sebagai kordinator pembangkit Sumatera Utara Ombun Sihombing. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.