MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pencurian benda di tas milik penumpang pesawat kembali terjadi.Kali ini dialami penumpang maskapai Citilink. Korban awalnya berangkat dari Kota Medan menuju Jakarta, dengan penerbangan No QG 25 dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Halim Perdana Kusuma pukul 17.50 WIB, Minggu (27/5/2018).
Korban sadar ketika sampai di rumah, saat melihat tasnya yang sudah bergembok patah.
Saat diwawancarai reporter Medan Headlines. Ia menyatakan, tas orangtuanya sudah patah, dan barang di dalam tas hilang.
“Tas ibu saya dibobol. Gemboknya patah. Memang barang yang hilang secara nominal tidak begitu besar. Tapi, tetap saja ini suatu kerugian bagi penumpang. Dan hal ini pun menunjukkan bahwa tidak ada lagi keamanan barang penumpang di dalam bagasi pesawat,”ujar Yus, anak dari korban.
Yus yang juga menjadi penumpang mengatakan, hal ini tidak boleh dibiarkan. Sebab, sudah banyak penumpang mengalami hal yang serupa.
Pihak otoritas bandara beserta maskapai penerbangan harusnya bertanggung jawab dan benar-benar bekerja untuk mengusut oknum yang merusak nama maskapai.
“Saya dan keluarga selalu naik maskapai ini. Namun, baru kali ini kejadian seperti ini. Saya gak nyangka juga. Sudah hampir sama dengan maskapai sebelah, yang sering tas penumpang dalam bagasi hilang,”ungkapnya.
Saat Medan Headlines hendak menghubungi pihak maskapai, telepon selular dari reporter Medan Headlines belum dijawab.
Korban dari pembobolan bagasi ini pun berharap, pihak maskapai bisa bertanggung jawab. (raj)












