MEDANHEADLINES.COM, Medan – Cacing pita terpanjang didunia dengan panjang mencapai 2,86 meter berhasil dikeluarkan dari tubuh seorang warga Desa Negeri Dolok, Kecamatan Silau Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara.
Ketua Tim Peneliti Fakultas Kedokteran UISU, dr Umar Zein mengatakan, penemuan ini bermula dari adanya keluhan seorang pasien yang merasakan sakit pada bagian perut.
Merasa ada keanehan, lanjut Umar kemudian melanjutkan pemeriksaan intensif dan mendatangi tempat tinggal pasien.
Ternyata, tidak hanya seorang pasien saja akan tetapi ada puluhan orang juga mengeluhkan rasa sakit dibagian yang sama.
“ Mencurigai dari gejalanya selain sakit perut, pasien juga selalu merasakan lemas maka dipastikan menderita sakit dikarenakan virus cacingan dalam hal cacing jenis Taeniasis akibat mengkomsumsi daging tidak dimasak yang berasal dari Babi,” ungkapnya.
Kemudian, Lanjut Umar, pihaknya pun meminumkan obat Praziquantel jenis kapsul kepada pasien, dan tak lama setelah itu keluarlah cacing dari anus sepanjang 2,8 meter.
“ Penemuan ini merupakan terpanjang di dunia, dimana sebelumnya ditemukan jenis spesies tersebut berukuran 1,5 Meter di negara Bangladesh,” jelasnya.
Atas penemuan ini, lanjut Mantan Kadis Kesehatan Kota Medan ini, mengatakan peristiwa ini harus menjadi perhatian semua pihak terutama pemerintah untuk segera mengantisipasi peristiwa ini seperti ini bisa terjadi.
Menanggapi hal itu, Kasi P2PM Dinkes Sumut, Yulia Mardiani menyebutkan segera melaporkan penemuan kepada pimpinannya.
Selain itu langkah yang ditempuh melakukan kordinasi dalam penyediaan obat-obatan bagi pasiennya.
“ karena menyangkut penularan dari daging hewan, pihak Dinkes Sumut juga akan berkordinasi dengan Dinas Peternakan,” pungkasnya. (red)











