MEDANHEADLINES,Medan –Setelah beberapa waktu yang Lalu menggelar Operasi Simpatik Toba yang digelar 1-21 Maret yang lalu,kini Kepolisian Daerah Sumatera Utara kembali menggelar Operasi Patuh Toba 2017.
Operasi yang digelar mulai Selasa (9/5/2017) bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang patuh dan mengutamakan keselamatan dalam berlalulintas.
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan operasi ini menitikberatkan kepada penegakkan hukum dalam rangkat meningkatkan kepatuhan masyarakat, bukan untuk meningkatkan ketakutan masyarakat.
“Saya mohon kepada masyarakat Medan dan Sumut, mari kita patuhi peraturan lalu lintas untuk jadi pelopor kepatuhan dan kesalamatan lalu lintas. Operasi ini digelar bukan untuk membuat takut masyarakat kepada petugas, yaitu bila ada petugas baru mematuhi lalu lintas,” Ungkap Rycko
Ia berharap operasi ini mampu merubah budaya masyarakat menjadi lebih tertib berlalu lintas. Kepatuhan yang menjadi kebutuhan setiap pengendara.
“Salah satu wujud nyata dari budaya tertib yaitu patuh ketika berlalu lintas. Lengkapi kendaraan dan dokumen kendaraan, patuhi aturan sehingga dapat menekan angka kecelakaan,” sebutnya.
Sementara itu,Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi berharap operasi Patuh Toba ini bisa mewujudkan keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.
“Keselamatan dalam berlalu lintas sering diabaikan, bahkan dianggap tidak penting oleh pengguna lalu lintas, baik itu pejalan kaki, pengendara sepeda motor maupun pengguna jalan lainnya,” terangnya.(lbs)












