Sumut  

Operasi Simpatik Toba 2017, POLDA : 38.604 berkas pelanggaran.

MEDANHEADLINES,Medan- Kepolisian Daerah (POLDA) sumatera utara  mencatat  38.604 berkas pelanggaran lalu lintas yang terjadi selama dijalankannya Operasi Simpatik Toba yang digelar di jajaran Polda Sumut sejak 1-21 Maret 2017.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, AKBP. MP Nainggolan menerangkan,pelanggaran lalu lintas di sumatera utara masih tergolong tinggi  dalam 21 hari Operasi dilakukan.

Pihaknya juga mencatat,  sebanyak 31.119 unit kendaraan roda dua ditindak, mobil penumpang 4.184 unit, mobil bus 1.052 unit, mobil barang 2.204 unit dan kendaraan khusus 45 unit saat Operasi toba ini dilaksanakan.

“Pelanggaran yang dilakukan Apartur Sipil Negara sebanyak 2.549 orang, karyawan swasta 17.218 orang, pelajar atau mahasiswa 10.274 orang, pengemudi 2.795 orang, TNI 38 orang, Polri 75 orang, dan lain-lain 4.655 orang,” terangnya.

Nainggolan juga menambahkan,Dalam operasi Simpatik Toba 2017 ini, petugas mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif melalui pengaturan, penjagaan dan patroli lalu lintas. Langkah lain juga dilakukan, teguran simpatik, penegakkan hukum untuk mewujudkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULAJ).

“Dari pelanggaran lalu lintas itu, banyak dilakukan oleh pengendara yang berusia 21 hingga 25 tahun sebanyak 7.764 orang,” jelasnya.

Sedangkan untuk Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lalu lintas, selama Ops Simpatik sudah dilakukan berbagai upaya. Diantaranya, penyuluhan atau penerangan 5.411 kali dan penyebaran brosur, pemasangan spanduk berisi pesan tertib lalulintas 5.349 kali.

Di luar itu, AKBP MP. Nainggolan juga menambahkan, sebanyak 60 orang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas di Sumatera Utara. Dan dicatat, kerugian materil hingga ratusan juta.

“Sedangkan ‎korban luka berat 59 orang, korban luka ringan 6.167 orang. Untuk kerugian materil Rp 182.790.000,” paparnya. (lbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.