Sumut  

BAWASLU gandeng KPID dan KPU untuk Awasi Kampanye Pilkada

MEDANHEADLINES,Medan – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut) menggandeng  Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut untuk melakukan pengawasan pelaksanaan kampanye  di media massa televisi dan radio.

Pengawasan ini di lakukan dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilakukan di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Tebingtinggi.
Ketua Bawaslu Sumut Syafrida R Rasahan mengatakan pengawasan yang akan dilakukan oleh tiga lembaga ini dilakukan agar pengawasan tahapan kampanye di media massa cetak dan elektronik yang diselenggarakan mulai 29 Januari sampai 11 Februari 2017 lebih efektif. Sehingga tindak lanjut dugaan pelanggaran, baik temuan juga laporan dari masyarakat bisa ditindaklanjuti secara cepat

Hal ini diungkapkan nya usai melakukan . Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memory of Understanding/MoU), yang dihadiri Ketua Bawaslu Sumut Syafrida R Rasahan, Ketua KPU Sumut Mulia dan Ketua KPID Sumut Parulian Tampubolon
“Jadi, laporan masyarakat tidak hanya kepada Bawaslu atau Panwas kabupaten-kota. Tapi juga  bisa disampaikan kepada KPID Sumut atau KPU Sumut yang nantinya Laporan akan diteruskan ke Bawaslu,” kata Syafrida.

sementara itu, Koordinator Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga (PHL) Bawaslu Sumut Aulia Andri mengatakan Bawaslu memiliki keterbatasan untuk bisa mengawasi kampanye di media massa, khususnya disiarkan radio dan televisi.oleh karena itu perlu dukungan dari beberapa pihak

“Kerjasama ini menajamkan pengawasan. Kami tidak bisa bekerja sendiri, karena itu menggandeng KPU dan KPID. Dalam hal siaran radio dan televisi KPID menjadi leading sektornya,” kata Aulia.

senada dengan itu, Bidang Isi Siaran KPID Sumut Adrian Harahap mengatakan, pihaknya akan memantau dan merekam seluruh program yang dipancarluaskan oleh televisi dan radio di Sumut. Oleh karena itu Jika Bawaslu atau KPU Sumut mendapat laporan dari masyarakat, bisa dicek melalui rekaman yang ada. “Yang penting diketahui nama lembaga penyiarran dan jam tayangnya,” kata Adrian.(lbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.