Sumut  

Warga Sumut Sudah Bisa Bayar Pajak Daerah dan Retribusi di Tokopedia

Warga Sumut bisa dengan mudah bayar pajak daerah dan retribusi secara online melalui Loket Pajak Tokopedia. (Dok: Tokopedia)

MEDANHEADLINES.COM, Sumut – Tokopedia resmi meluncurkan fitur baru yakni Pajak Daerah dan Retribusi. Fitur ini untuk mempermudah masyarakat, termasuk pelaku usaha di 28 kabupaten atau kota, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) membayar beragam pajak daerah atau retribusi secara online.

Adapun pajak daerah yang bisa dibayar masyarakat melalui Tokopedia yaitu: pajak hotel, pajak restoran, pajak reklame, pajak hiburan, pajak penerangan jalan, pajak parkir, pajak air tanah dan pajak sarang burung walet. Sedangkan fitur retribusi di Tokopedia dapat dimanfaatkan warga untuk membayar retribusi jasa usaha, retribusi jasa umum dan retribusi perizinan tertentu.

Wakil Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Hilmi Adrianto mengatakan, Tokopedia terus berupaya membantu masyarakat menunaikan berbagai kewajiban perpajakan dengan lebih mudah dan aman melalui Loket Pajak Tokopedia.

“Melalui Loket Pajak Tokopedia, warga Sumut kini bisa membayar pajak daerah dan retribusi kapan dan di mana pun berada dengan metode pembayaran apa pun,” ujar Hilmi dalam keterangannya, Selasa (5/12/2023).

Hilmi menjelaskan, Tokopedia menyediakan lebih dari 65 metode pembayaran, termasuk transfer bank, virtual account, kartu kredit, debit, e-wallet, minimarket dan beragam metode pembayaran lainnya. “Jangan lupa manfaatkan promo di Tokopedia yang bisa membuat pembayaran pajak daerah dan retribusi menjadi lebih hemat,” ujarnya.

Menurut Hilmi, peluncuran kedua fitur ini menjadikan Sumut sebagai provinsi pertama di Indonesia yang bisa membayar semua jenis pajak melalui Tokopedia.

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten atau kota dan Bank Indonesia yang terus berkomitmen untuk mendigitalisasi layanan publik, serta sudah sangat kooperatif dalam bekerja sama menghadirkan pembayaran seluruh jenis pajak warga Sumut melalui Tokopedia,” pungkas Hilmi.

Di lain pihak, Pj. Gubernur Sumut Hassanudin mengatakan, pajak dan retribusi merupakan instrumen penting bagi proses pembangunan Sumut. Lewat kerja sama dengan pihak ketiga seperti Tokopedia, pemungutan pajak dan retribusi bisa dilakukan lebih optimal.

“Sehingga kita bisa memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dan membangun Sumut. Kami sangat mengapresiasi Tokopedia karena sudah menghadirkan layanan online untuk mempermudah warga Sumut membayar berbagai kewajiban pajak,” katanya.

Selain pajak daerah dan retribusi, masyarakat Sumut sudah bisa membayar berbagai jenis pajak lain seperti Pajak Bumi Bangunan (PBB), pajak kendaraan bermotor dan masih banyak lagi.

Mudahnya pengguna bayar pajak daerah dan retribusi online di Tokopedia

Cara membayar pajak daerah Sumut secara online melalui Tokopedia sangat mudah. Ketik loket pajak Tokopedia di kolom pencarian aplikasi Tokopedia. Lalu pilih pajak daerah dan pilih cluster Sumatera Utara dan pilih kota, serta masukan kode bayar yang bisa didapatkan dari Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (e-SPTPD) atau Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD). Kemudian, klik cek tagihan dan lakukan pembayaran dengan metode yang sesuai dengan preferensi.

Cara membayar retribusi Sumut melalui Tokopedia juga sangat mudah. Pada loket pajak Tokopedia pilih retribusi dan pilih cluster Sumatera Utara serta pilih kota. Masukan nomor Surat Setoran Retribusi Daerah (SSRD) atau Surat Tanda Terima Setoran (STS). Klik Bayar, pilih dan lakukan pembayaran dengan metode yang sesuai dengan preferensi.

Salah satu pengguna fitur pajak daerah dalam hal ini pajak restoran melalui Tokopedia adalah Vincentius Bima yang merupakan seorang Chief Finance Officer sebuah usaha.

“Saya sangat terbantu dengan adanya fitur pajak daerah di Tokopedia, karena lewat fitur ini saya bisa bayar pajak restoran kapan pun dan di mana pun tanpa mengganggu kegiatan saya. Metode pembayaran yang ditawarkan Tokopedia juga sangat beragam sehingga memudahkan saya untuk melakukan transaksi pembayaran pajak dan mengatur cash flow usaha saya,” ucapnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.