Dampak Perang Saudara di Sudan, Warga 67 Negara Dievakuasi

Sebuah pesawat tempur terbang di atas Khartoum selama bentrokan antara Pasukan Pendukung Cepat (RSF) dan tentara di Khartoum, Sudan, Sabtu (15/4/2023). ([ANTARA])

MEDANHEADLINES.COM – Perang saudara melanda Sudan dalam beberapa waktu belakangan ini. Konflik ini menelan korban jiwa tidak sedikit, baik dari kalangan militer, milisi sampai masyarakat sipil.

Sejak konflik terjadi dan eskalasinya terus meluas, sejumlah negara telah memulangkan warga negaranya, termasuk Warga Negara Indonesia (WNI). Pemerintah Arab Saudi pun turun tangan membantu evakuasi.

Hal ini disampaikan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah H. Amodi. Ia mengatakan bahwa Arab Saudi telah membantu proses evakuasi 67 negara dari Sudan di tengah konflik yang melanda negara tersebut.

“Sementara jumlah negara yang diberikan fasilitas sebanyak 67 negara,” kata Faisal saat konferensi pers di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada Kamis (27/04/2023).

Faisal mengatakan bahwa proses evakuasi dilakukan oleh Angkatan Laut kerajaan Arab Saudi. “Ini merupakan proses evakuasi terbesar dari jalur laut yang pernah kami lihat,” katanya.

Evakuasi tersebut, lanjut dubes, merupakan bagian dari aksi kemanusiaan sekaligus komitmen kerajaan terhadap warga negara Arab Saudi di seluruh dunia dan untuk merespons permintaan dari sejumlah negara sahabat di seluruh dunia termasuk, Indonesia.

Proses evakuasi terhadap warga negara asing (WNA) termasuk WNI, menunjukkan bahwa Arab Saudi merupakan mitra penting dan dapat dipercaya di seluruh dunia, kata Faisal menambahkan.

Evakuasi dilakukan melalui kerja sama dengan otoritas di ibu kota Sudan, Khartoum, yang memberikan fasilitas dan kemudahan secara aman untuk WNA dan warga negara Arab Saudi yang kemudian dipindahkan ke Port Sudan dan dilanjutkan ke Jeddah.

“Kerajaan memberikan apresiasi kepada otoritas Sudan atas proses evakuasi ini,” kata dubes.

Menurut informasi yang diterimanya, sebanyak 560 WNI sudah dievakuasi dari Sudan. Mereka diberikan berbagai kemudahan fasilitas seperti visa, tinggal sementara dan kebutuhan pokok lainnya setiba di Jeddah sehingga dapat kembali ke tanah air, katanya.

Arab Saudi terus berkomitmen membantu WNA dan WNI yang akan kembali ke tanah air mereka dari Sudan. “Kerajaan senantiasa berkomitmen dan terus melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait di Sudan dan juga organisasi internasional berpengaruh, sehingga Sudan dapat kembali damai dan perang dapat dihentikan,” ucap dubes.

Faisal menuturkan, proses evakuasi WNI dari daerah konflik di Sudan mencerminkan hubungan kerja sama yang kuat antara Arab Saudi dan RI.

“Atas nama kerajaan Arab Saudi saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Luar Negeri RI yang mengapresiasi peran Arab Saudi yang sangat besar dalam proses evakuasi, sehingga mereka yang dievakuasi tiba ke tanah air dengan selamat,” ujarnya.(red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.