MEDANHEADLINES.COM, Medan – Ditlantas Polda Sumut dan jajarannya menemukan 736 pelanggaran lalulintas yang terekam melalui kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis dan mobile selama digelarnya Operasi Zebra Toba 2022 yang digelar 3-16 Oktober 2022
“ Selama 14 hari dilaksanakannya Ops Zebra Toba 2022, sebanyak 578 kendaraan yang melakukan pelanggaran terekam kamera ETLE statis. Kemudian, 158 kendaraan terekam ETLE mobile,” Ungkap Direktur Lalulintas Polda Sumut, Kombes Pol Indra Darmawan Irianto melalui Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi, Minggu (23/10/2022).
Dijelaskannya, jenis pelanggaran yang terekam kamera ETLE itu berupa menggunakan handphone, tidak memakai helm, tidak pakai seat belt, melanggar marka jalan, dan larangan parkir.
“Mayoritas yang tertangkap kamera itu tidak pakai seat belt dan helm,” ucap Hadi.
Hadi juga menjelaskan, Selama Ops Zebra Toba itu, pihaknya juga ada memberikan tindakan teguran sebanyak 14.900 pelanggar.
“ Tahun ini tidak ada melakukan razia di tempat karena penindakan menggunakan tilang elektronik berbasis ETLE,” Jelasnya lagi
Ditambahkannya, selama 2 pekan bergulirnya Ops Zebra Toba 2022 masih ada terjadi kejadian kecelakaan lalulintas (lakalantas). Namun tahun ini turun 94,37 persen bila di banding dengan tahun 2021.
Hadi menjelaskan, selama Ops Zebra Toba 2022 sebanyak 4 kejadian lakalantas. Sedangkan tahun 2022 sebanyak 71 kejadian lakalantas.
” Terjadi penurunan kejadian lakalantas pada tahun ini,” katanya.
Dengan usainya Ops Zebra Toba 2022, Hadi juga berharap para pengendara lebih mematuhi aturan lalulintas di jalanan.
“Kita tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mentaati aturan-aturan yang berlaku,” tutupnya












