MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kepemimpinan di Dinas Pendidikan Kota Medan masih belum berubah. Dinas yang mengurusi masa depan generasi bangsa itu sedang disorot persoalan proyek baju santai bernilai Rp1,2 miliar.
Informasi dihimpun, Dinas Pendidikan Kota Medan menganggarkan Rp1,2 miliar untuk proyek pengadaan baju jalan santai. Proyek yang cukup besar itu bersumber ABPD Kota Medan TA 2022.
Pengadaan baju jalan santai itu diperuntukkan pada acara Gebyar Pendidikan Kota Medan.
“Yang wajar-wajar sajalah. Kalau rakyat tau masalah ini, maka rakyat kecil akan menilai buruk tentang kinerja Walikota Medan,” kata Aktivis Lembaga Studi Transparansi Anggaran dan Kebijakan (El-Strika), Afrio Landra.
Menurut Afrio, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar harus membatalkan proyek ini.
“Ketimbang bajù jalan santai, lebih baik dialihkan untuk beli baju sekolah siswa miskin. Gebyar pendidikan tak harus pakai acara jalan santai. Kurang nyambung,” ujar Afrio.
Afrio berharap hal ini menjadi atensi Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.
“Pak Wali tentu akan merespon jika hal ini sampai ke beliau,” tukas Afrio.












