MEDANHEADLINES.COM, Berastagi – PLN UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Bukit Barisan di Berastagi menyatakan siap mendukung pertanian modern di Tanah Karo untuk meningkatkan hasil panen buah naga. Dengan cara melistriki ladang warga. Dan PLN Berastagi saat ini juga sedang proses menciptakan traktor mini listrik menggunakan batray .Traktor listrik ini akan menghemat biaya, dibanding bila menggunakan BBM.
Manager PLN UP3 Bukit Barisan Grahaita Gumelar didampingi Manager Bagian Perencanaan Elfrid Pasaribu menjawab wartawan di Berastagi, Kamis (24/3) mengatakan, jumlah pelanggan di daerah wilayah PLN Bukit Barisan sekitar 378.805 pelanggan.
Dijelaskannya ,ia mulai tugas di Berastagi dan merupakan pindahan dari Kalimantan Timur. Dia melihat tanaman buah naga sudah mulai menggantikan tanaman jeruk dan kopi di Tanah Karo. Tanaman buah Naga itu ditanam warga di lahan yang terkena siraman abu Gunung Sinabung yang meletus. Banyak warga yang pindah, sehingga lahan banyak tak dimanfaatkan. Terakhir ini, mulai ditanam buah naga dan ternyata kultur tanah subur setelah tersiram abu gunung dan cocok dengan buah naga.
Namun ,uniknya tanaman buah naga ini membutuhkan sinar ultraviolet untuk berfotosintesi (merangsang) sehingga muncul bunga dan buah dari tanaman kaktus tersebut.
Sinar ultraviolet dapat diperoleh dari sinar matahari, namun intensitas cahaya matahari di daerah pegunungan ini sangat terbatas karena sering turun hujan dan awan berkabut. Untuk memenuhi kebutuhan sinar ultraviolet setiap harinya, para petani menggunakan cahaya lampu dengan intensitas penyinaran selama 10 jam per hari. Artinya, dengan sinar matahari hanya satu sisi pohon yang berbuah, bila disinari dengan listrik maka ke 4 sisi pohon berbuah, maka ada 3 tambahan buahnya. Kalau selama ini petani menggunakan genset, tentu biayanya mahal dibanding bila pakai listrik PLN.
Dalam program Electrifying Agriculture, PLN UP3 Bukit Barisan mensuport kebutuhan para petani buah naga ini dengan melistriki beberapa kebun buah naga yang dalam satu hektar kebun butuh 1.600 lampu daya 9 watt atau setara daya 16,5 kVA setiap hektarnya.
Sampai saat ini,PLN UP3 Bukit barisan telah menyalakan sebanyak 48 kebun dengan kapasitas daya hingga 364 kVA dan dalam waktu dekat akan menyalakan lagi kebun dengan daya 131 kVA dan 197 kVA sehingga total daya mencapai 690 kVA.
Tentunya kebutuhan daya ini akan terus bertambah seiring dengan munculnya kebun-kebun buah naga baru. Tantangan kami adalah lokasi kebun yang berada jauh di dalam ladang perbukitan sehingga memerlukan investasi perluasan jaringan, namun PLN akan bersinergi dengan kelompok tani untuk bisa melayani kebutuhan listrik pertanian ini.
Dampak lain dari program Electrifying Agriculture ini adalah dapat meningkatkan ekonomi melalui sektor pariwisata seperti wisata petik buah dan ribuan lampu yang terang bersinar di malam hari memunculkan spot-spot cantik untuk berswafoto di malam hari, sehingga menambah daya tarik wisata di wilayah kerja UP3 Bukit Barisan yang telah terkenal pariwisatanya di Sumatera Utara.
Ditanya soal gangguan yang buat listrik padam ?,kata Gumelar. adanya tanah longsor dan pohon tumbang, termasuk daerah Sibolangit. Juga gangguan binatang tupai, monyet dan ular yang kontak kesetrum di jaringan.
Disebutkannya, nanti di 2024 ,juga ada satu cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di wilayah kerjanya pada PON nanti yakni lomba sepeda gunung di Tahura.
Disinggung soal tunggakan pelanggan yang telat bayar rekening listrik, disebutnya terbanyak di daerah Pancur Batu, dan untuk menekan jumlah penunggak terpaksa dilakukan grebek tunggakan. Ada juga pelanggan ini didatangi baru mau bayar, malahan ada juga yang bawa barang bila dilakukan pemutusan listriknya karena menunggak.Ada juga pelanggan yang didatangi malam hari, karena siang mereka pergi ke ladang, katanya.
Ia mengharapkan dukungan dari pelanggannya untuk dapat membayar lsitrik tepat waktu serta menghimbau masyarakat untuk dapat menginstal PLN Mobile di handphone nya, karena lewat PLN Mobile ini banyak kemudahan yang didapat oleh pelanggan seperti membayar listrik, pasang baru, tambah daya dan membuat pengaduan laporan serta memperoleh informasi PLN. Program kerja lain yang dilakukannya, adalah pembaharuan data pelanggan, yaitu menyamakan data pelanggan PLN dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan). (red)












