MEDANHEADLINES.COM, Medan – Dedi Irwanto (21) terpaksa menikam salah seorang pemuda yang hendak melakukan pembegalan terhadap dirinya saat melintas di Jalan Pasar 9, Desa Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Senin (21/12/21).
Dari Informasi yang diperoleh, Pelaku yang berjumlah empat orang sebelumnya memepet dan menghajar Dedi menggunakan kayu broti. Korban yang mendapat serangan kemudian melawan keempat pelaku dan mengeluarkan sebilah pisau lipat, kemudian menusuk salah seorang pelaku.
Melihat salah seorang pelaku jatuh terkapar, tiga pelaku lainnya kabur melarikan diri. Selanjutnya, pada Selasa (22/12/21) pagi, warga di Desa Sei Beras Sekata digegerkan dengan penemuan mayat.
Polisi yang mendapat informasi ini kemudian turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban yang diketahui bernama Reza (20) warga Jalan Flamboyan Raya Gang Batak.
Polisi pun melakukan serangkaian penyelidikan untuk mencari pelaku yang menghabisi nyawa Reza. Dalam proses penyelidikan diketahui kalau Reza tewas ditikam oleh Dedi karena menyelamatkan diri ketika hendak dibegal.
Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak mengaku telah mengidentifikasi pelaku pembunuhan tersebut. Terkait dengan dugaan pelaku merupakan korban begal, Budiman menjelaskan pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Dedi. “Kita masih melakukan proses penyidikan,” katanya singkat.
Sementara itu, Jhonson Sibarani selaku kuasa hukum dari Dedi meminta agar polisi membebaskan kliennya dari jeratan hukum.
“Dia membela diri, harusnya berdasarkan Pasal 49 KUHP ini tidak bisa dipidana,” ujarnya, Senin (27/12/21).
Jhonson mengatakan, kronologi kejadian bermula ketika korban hendak pulang ke rumahnya dari Medan ke kawasan Pancur Batu. Sesampainya di lokasi yang minim penerangan, korban dibegal oleh empat orang pelaku. Saat itu, pelaku menyasar handphone dan sepeda motor korban.
“Hp korban dirampas, sepeda motornya tidak, karena kuncinya dibuang korban ke tanah. Klien kita melawan keempat pelaku yang menghantamnya menggunakan kayu dan bambu,” kata Jhonson.
Dalam pergumulan itu, Dedi mengeluarkan sebilah pisau lipat yang sering dibawanya untuk menjaga diri dan menghunuskan ke salah satu pelaku. Jhonson mengatakan, polisi telah mengantongi identitas tiga tersangka lain yang ikut melakukan percobaan pembegalan terhadap kliennya tersebut.
“Info yang kita dapat dari polisi, 3 tersangka sudah dikantongi identitasnya dan sedang dalam pengejaran. Saya masih menunggu info lebih lanjut,” ucapnya.
Jhonson juga berharap kliennya tidak ditahan, karena apa yang dilakukan Dedi semata-mata hanya karena membela diri saat akan dibegal.
“Kalau bisa jangan sampai ditahan, karena dia kan melakukan pembelaan diri,” pungkasnya. (red)