MEDANHEADLINES.COM, Medan – Aparat kepolisian berhasil mengungkap Kasus perampokan disertai dengan penganiayaan berat yang dilakukan di Jalan Yos Soedarso, tepat di depan sekolah Darma Wangsa. Selasa (21/12/2021) sekira pukul 2.30 WIB.
Adapun Korbannya adalah seorang wanita bernama Indah Khairani (26) yang merupakan warga Jalan Sekata Gang Flamboyan, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat
MF yang diduga sebagai pelaku perampokan 1 unit mobil Honda BRIO BK 1273 ZA dan 1 unit handphone milik korban terpaksa ditembak pada kedua kakinya lantaran berusaha melawan Saat akan ditangkap.
“Dalam waktu 8 jam, Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan bersama Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Utara berhasil meringkus tersangka dikawasan Belawan, namun saat itu ia (pelaku) berusaha melarikan diri dan melawan petugas hingga akhirnya terpaksa dilumpuhkan dengan 2 tembakan pada kedua kakinya,”ucap Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Firdaus saat menggelar konferensi pers di lapangan apel Polrestabes Medan. Rabu (22/12/2021)
Katanya lagi, selain pelaku, ada seorang lagi yang kini masih diperiksa yang diamankan pada saat penangkapan.
“Tersangka kita ancam dengan pasal 365 ayat 2 dengan ancaman 12 tahun penjara,”tegasnya
Diketahui, Awal kejadiannya bermula saat Korban dan pelaku sepakat untuk bertemu di depan Pajak USU, Jalan Jamin Ginting sekira pukul 10.30 WIB
Selanjutnya mereka pun bertemu di tempat yang disepakati, kemudian dengan menggunakan mobil Brio warna merah, BK 1273 ZA, keduanya pun berangkat menuju Jalan Bambu Medan, untuk makan kerang rebus.
Setelah itu, Keduanya berjalan-jalan mengitari kota Medan. Hingga saat mobil melintas di jalan Yos Soedarso, depan sekolah Darma Wangsa, pelaku menghentikan laju kendaraan dengan alasan mengambil sesuatu di tas miliknya yang ia letakan di bagasi
Kemudian pelaku langsung menikam perut korban, paha dan lehernya sebanyak 10 tikaman.
“Saat di mobil, aku ditikaminya, aku sempat berusaha keluar dari mobil, setelah keluar, aku langsung berlari ke depan sambil minta tolong. Saat itu si pelaku sempat minta maaf dan meminta aku untuk kembali masuk ke mobil, namun aku tak mau dan terus berteriak,” Ujar korban
” Saat itu ada beberapa mobil yang berhenti melihat aku minta tolong, ku rasa ketakutan dia, langsung dibawanya lagi mobil ku, mau ditabraknya aku. Dibawanya mobil dan handphone punya ku,” Ungkapnya. (red)












