Ringkus 3 Kurir Narkoba, Polres Madina Amankan 570 Kg Sabu dan 2 Senpi Rakitan

MEDANHEADLINES.COM, Madina – Petugas Kepolisian dari Polres Mandailing Natal berhasil mengungkap kasus penyeludupan ganja seberat 570 kilogram di Kelurahan Laru Lombang, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Dalam pengungkapan kasus ini Polisi meringkus 3 pelaku yang salah satunya ditembak karena melakukan perlawanan

” Ada 3 tersangka yang ditangkap yaitu berinisial, AL (31), RW (27) dan IN (19) yang terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan,” Ungkap Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Horas Tua Silalahi

Dijelaskannya, Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi ganja di lokasi kejadian.Lalu personil Satreskoba Madina yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba AKP Manson Nainggolan turun kelokasi dan melakukan penyelidikan selama 15 hari di daerah Kelurahan Laru Lombang,” ujar Horas Rabu (27/1)

Lalu ujar Horas, Pada Jum’at (22/1) sekitar pukul 14.00 WIB polisi menangkap IN di lokasi kejadian. Dia ditangkap saat akan membawa ganja di sebuah Truk Fuso. Polisi lalu menggeledah bagian belakang truk

” Di situ ditemukan beberapa karung goni plastik yang ditutupi dengan 2 buah tenda plastik warna biru yang diduga beberapa karung goni tersebut berisikan narkotika jenis ganja,” ujar Horas

Tak hanya Ganja, Polisi juga menyita 2 unit senjata rakitan laras panjang dan pendek.

Saat hendak mengamankan barang bukti, IN menyerang petugas dengan cara menendang bagian perut, lalu dia mencoba melarikan diri.Polisi pun melakukan tembakan peringatan sebanyak 2 kali, namun tidak dihiraukan hingga akhirnya IN harus ditembak.

“Tindakan tegas dan terukur (polisi) mengenai paha sebelah kanan tersangka IN,”

Polisi juga menangkap 2 tersangka lainnya. Mereka yakni AL dan RD. Ke duanya, berperan sebagai pemantau IL yang membawa ganja

 

“Mereka ditangkap di dekat lokasi kejadian perkara, tepatnya di warung milik masyarakat setempat yang berjarak kurang lebih 15 meter, dari lokasi kejadian ” ujarnya.

Di dalam warung polisi juga membawa barang bukti lainnya. Setelah, dihitung total ganja yang diamankan seberat 570 kilo gram.

” Barang bukti itu rencananya akan dibawa ke Tanggerang,” Jelasnya lagi

Dari pengakuan tersangka, Dia disuruh mengantar barang haram itu oleh rekannya JI yang kini masih buron dan telah melakukan aksinya ini 2 kali

” Aksinya pertama pada Desember 2020. Dia berhasil mengirimkan 300 kilo gram ganja.dan diberikan upah Rp20 juta,” ujar Horas

Sedangkan Tersangka RD dan Al, Kata IN mereka hanya memantau truk Puso dari pergerakan polisi dan diberi upah Rp50.000 per 1 orang. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *