Polrestabes Medan Ungkap Peredaran Sabu, Modusnya Disembunyikan Dalam Sandal

Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Petugas kepolisian dari Polrestabes Medan meringkus empat kurir narkoba asal Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh dari salah satu kamar hotel yang berada di Jalan Gatot Subroto Medan, (19/1) dini hari

Dalam penangkapan itu, Polisi mengamankan 415 gram sabu-sabu yang disimpan pelaku dalam sandal yang mereka pakai

Adapun keempat tersangka masing-masing berinisial I (23) warga Dusun Pante Peudeng Desa Simpang Tiga Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh, dan tersangka T (24) warga Dusun Matsaman Kelurahan Matang Bayu Kecamatan Baktia Barat Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh, MI (22) warga Dusun Pante Peudeng, Desa Simpang Tiga Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh, serta S (20) warga Dusun Pante Desa Simpang Tiga Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh.

“Berdasarkan dari keterangan para tersangka, barang bukti tersebut rencananya akan distribusikan ke Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sulteng),” terang Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kasat Narkoba Kompol Oloan Siahaan di Mapolrestabes Medan, Rabu (20/1/21).

 

Dijelaskan Irsan, Kasus ini Terungkap setelah pihaknya mendapat informasi masyarakat yang menyatakan adanya 4 orang pria yang sedang membawa narkoba. Kemudian, petugas yang dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Kompol Oloan Siahaan langsung melakukan penyelidikan.

Kemudian pada Selasa (19/1/21), Petugas berhasil mengetahui keberadaan para tersangka di salah satu kamar hotel yang berada di Jalan Gatot Subroto

“ Pada saat digeledah, petugas berhasil menemukan barang bukti 415 gram sabu yang telah dikemas yang disembunyikan di dalam sandal milik masing-masing tersangka tersebut,” jelasnya

Dari pengakuan tersangka, Keempatnya merupakan orang kurir Sementara bandar yang menyuruh mereka masih diburon.

“Keempat tersangka masing-masing dijanjikan mendapat upah sebesar Rp12 juta. Sedangkan sang bandarnya yang berinisial POP masih dalam pengejaran petugas,” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *