Keluhan Pasien Terkait Pelayanan Viral Di Medsos, Ini Tanggapan Dirut RSU FL Tobing

Dirut RSU FL Tobing Sibolga, Hotma Nauli Hutagalung

MEDANHEADLINES.COM, Sibolga – Rumah Sakit Umum FL Tobing di Kota Sibolga, Sumatra Utara kini tengah dilanda berita yang kurang mengenakan. Pasalnya Seorang pasien yang kecewa dengan pelayanan Rumah sakit itu mengunggah pengalamannya di Akun Media Sosial miliknya

Sontak, Unggahan yang dilakukan Melalui akun Putri Shalu Amelia itu menjadi viral dan mendapat komentar beragaam dari Warganet
Dalam Unggahannya, Ia menjelaskan bahwa salah satu keluargannya yaitu DD (22) yang sedang melahirkan diabaikan oleh petugas medis.

“Ada setengah jam kkak ambo (saya) melahirkan tapi dk ada pihak dari RS merespon,” tulis Putri Shalu Amelia melalui akunnya yang telah dibagikan lebih dari 3000 kali itu

Menanggapi hal itu, Pihak RSU FL Tobing angkat bicara perihal postingan warga tersebut.

 

Melalui Dirut RSU FL Tobing Sibolga, dr Hotma Nauli membantah telah mengabaikan warga yang hendak melahirkan.

“Sebelumnya pasien tersebut telah mendapat pelayanan dari petugas medis,” katanya saat dihubungi, Kamis (12/11).

Menurut Hotma, sebelum mendapat penanganan lebih lanjut, pasien terlebih dulu diperiksa kesehatannya.

Melalui test swab yang dilakukan, kata Hotma pasien tersebut dinyatakan reaktif COVID-19.

“Sebelumnya pasien dimasukkan ke ruangan isolasi, kemudian dibawa ke ruangan IGD untuk operasi,” katanya.

Pada postingan itu juga diketahui bahwa pasien melahirkan normal tanpa bantuan dari petugas medis.

“Dengan alasan pekara Covid covid dan covid. Di bilang harus di oprasi dan dibiarka. Sendirian di ruangan. Rpnya tbtb kakak ku melahirkan normal sendiri di kamar. Anak nya udh kluar pak tpi ndk ada satupun urg tu merespon,” kata Putri Shalu Amelia dalam postingannya.

Menanggapi hal itu, Hotma juga mengaku bahwa tidak ada unsur kesengajaan dari pihak rumah sakit yang membiarkan pasien melahirkan sendiri.

“Setelah pasien dikasih obat, keluarlah bentar perawat ini, rupanya lahir (anak pasien),” kata Hotma.

Hotma menambahkan, sebelumnya pasien tersebut sudah ditangani oleh petugas medis. Hanya saja, kata dia dokter yang akan melakukan operasi terhadap si pasien juga menangani pasien lainnya.

“Tidak ada ditelantarkan. Sebelumnya semua sudah disiapkan, mulai dari peralatan dan obat-obatan untuk operasi. Namun sebelum operasi ternyata lahirnya normal,” jelasnya.

Hotma juga mengaku saat ini sang ibu dan bayi nya telah mendapat penanganan dari pihak rumah sakit.

Dia juga berharap agar berita tersebut tidak simpang siur yang menyebutkan pasien diabaikan oleh petugas medis di RSU FL Tobing.

“Pihak rumah sakit sudah menanganinya. Kondisi pasien saat ini sudah membaik. Dan dokter kitalah tadi yang menanganinya,” jelasnya.

“Bayi nya sudah di ruangan isolasi khusus bayi, dan kita juga ada ruangan khusus untuk pasien yang reaktif,” kata Hotma lagi. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *