Berantas Narkoba, Polda Sumut Telah Tembak Mati 20 Pengedar

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Sepajang tahun 2019 hingga Juli 2020, Polda Sumatera Utara telah menembak mati 20 orang tersangka yang merupakan bagian dari sindikat peredaran narkoba

Tindakan tegas ini dilakukan polisi karena pelaku melakukan perlawanan dan mengancam keselamatan petugas ketika ditangkap.

“Sepanjang 2019, ada 11 tersangka narkoba yang diberi tindakan tegas dan terukur hingga meninggal dunia. Sedangkan sampai 29 Juli 2020 ini ada 9 tersangka. Jadi, totalnya 20 tersangka,” jelas Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan

Dijelaskan Nainggolan, tindakan tegas terukur itu diberikan petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut kepada para tersangka kejahatan sudah sesuai standart operasional prosedur (SOP).

Sebab, selain berusaha kabur dan melakukan perlawanan, para tersangka itu juga mengancam keselamatan petugas.

“Misalnya, tersangka narkoba ini ketika ditangkap melakukan perlawanan menggunakan senjata api atau senjata tajam. Bahkan, ada yang sempat melukai serta merampas senjata petugas,” Pungkasnya.

Terkait soal SOP , Nainggolan memastikan tindakan tegas dan terukur yang dilakukan petugas di lapangan, sudah diawali oleh tembakan peringatan ke udara yang diabaikan tersangka.

“Kalau sudah diberi tembakan peringatan tetap juga melakukan perlawanan, maka SOP-nya adalah tindakan tegas dan terukur,” Jelasnya.

Nainggolan menyebut, para tersangka yang telah ditembak mati tersebut merupakan sindikat jaringan internasional yang dinilai ingin merusak generasi bangsa.

“Biasanya, para tersangka ini selalu bungkam ketika diminta menunjukkan jaringan di atasnya. Padahal, barang bukti narkoba yang disita dari tersangka tidak sedikit,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *