Polsek Percut Ungkap Kasus Pembunuhan di Tol Desa Laut Dendang

Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Ricky Pripurna Atmaja saat memaparkan kasus di Mapolsek Percut Sei Tuan (Istimewa)

MEDANHEADLINES.COM, Percut – Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di jalan tol dekat bakaran jagung Jalan Perhubungan, Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (19/7) dini hari.

Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan, pengungkapan berawal dari laporan Riandi Fuja selaku ayah kandung korban, Rhichard Kesuma ke Mapolsek Percut Sei Tuan. Pelapor mendapat kabar anaknya telah meninggal dunia dari saudaranya melalui telepon genggam istrinya. Dia mendapat kiriman foto anaknya yang tewas dengan kondisi tubuh mengalami beberapa luka tusuk.

“Setelah mendapat kabar, pelapor langsung mengecek dan ternyata benar bahwa yang meninggal dunia adalah anak kandungnya,” kata Ricky melalui keterangan tertulis yang diterima medanheadlines.com, Selasa (21/7) sore.

Menindaklanjuti laporan Riandi Fuja, lanjut Ricky, personel Reskrim langsung bergerak menuju lokasi guna melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan, sebelum penemuan korban terjadi bentrok antara geng motor dengan warga di Jalan Perhubungan, Desa Laut Dendang tepatnya di atas jalan tol. Saat itu, saksi juga melihat Legianto alias Anto Dower (pelaku) melintas di TKP dengan mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja Warrior.

“Saksi juga melihat Anto Dower membawa samurai saat melintas di TKP,” ucap Ricky.

Personel kemudian memburu dan mengamankan Legianto alias Anto Dower. Hasil interogasi, Anto Dower akhirnya mengakui perbuatannya bahwa ia yang telah menusuk korban.

“Pelaku juga membenarkan bahwa awalnya ada betrok antara geng motor dengan warga. Saat itu dia memarkir sepeda motornya di depan toko minyak lalu mengejar saksi dan korban dengan membawa senjata tajam jenis samurai. Kemudian pelaku menusuk korban sebanyak dua kali,” ucap Ricky.

Saat ini pelaku yang merupakan warga Jalan Perhubungan, Dusun V Cempaka Gang Karto, Desa Laut Dendang, Percut Sei Tuan sudah ditahan di markas komando untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Kita turut menyita sebilah samurai dan sepeda motor Kawasaki Ninja Warrior dari pelaku. Atas perbuatannya pelaku disangkakan dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Ricky. (Afd/Rha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *