Ini 17 Alasan Memilih Jamal-Pantas di Pilkada Sibolga

MEDANHEADLINES.COM, Sibolga – Menuju kontestasi Pilkada Serentak 2020, khususnya di Kota Sibolga, Tokoh Kota Sibolga, Aguslan Simanjuntak memberikan analisis, terhadap pasangan H. Jamaluddin Pohan dan Pantas Lumban Tobing.

Menurut Aguslan, 17 alasan ini jelas melekat terhadap pasangan Jamal dan Pantas. Sehingga, pasangan ini layak menjadi Wali Kota Sibolga.

1.PEJABAT BERKARAKTER PELAYAN

Oleh karena para pejabat dan asn lah yang menjadi pembantu utama Wali Kota, maka JP akan merubah cara berpikir mereka dari yang bersikap arogan, minta diistimewakan menjadi bersikap melayani, empati/peduli terhadap warga(yang diutamakan dari pejabat adalah yang mempunyai karakter melayani, nanti akan diadakan tes psikologi calon pejabat).

2.INVESTASI

Sibolga merupakan kota ikan, perdagangan dan jasa,maka para pejabat juga harus mempunyai jiwa wirausaha yg mampu mendatangkan investor untuk kemakmuran rakyat (selama ini para pejabat tahunya hanya APBD yang sangat kecil)

3.TEHNOLOGI ELEKTRONIK

Dengan memaksimalkan pemakaian T.E., penyelesaian pekerjaan lebih efisien dan efektif. Dengan memamfaatkan T.E. Bapak JP langsung dapat memantau kinerja ASN masalah yang dihadapi warganya.

4.KESEHATAN DAN KEBERSIHAN

Meningkatkan sarana dan prasarana Rumah Sakit, Puskesmas. Tidak kalah pentingnya adalah upaya pencegahan dengan menambah jumlah dan kualitas penyuluh kesehatan dan kebersihan 24 jam.

5.SUBSIDI BPJS

Memastikan seluruh warga Kota Sibolga memiliki kartu BPJS, dengan memberikan subsidi bukan saja kepada penduduk miskin, juga kepada penduduk hampir miskin.

6.DANA PROPORSIONAL KELURAHAN.

Untuk pemerataan pembangunan yang adil serta memacu kreatifitas lurah dan warga, maka akan dianggarkan dana kelurahan secara proporsional sesuai dengan jumlah penduduknya, yang peruntukannya dimusyawarahkan antara lurah dan tokoh masyarakat.

7.KEINDAHAN

Membangun tratoar dan taman serta lampu yang indah, yang diharapkan dapat membuat warga dan wisatawan merasa gembira dan nyaman.

8.SUBSIDI PENUH WAJIB BELAJAR

Memberikan subsidi penuh wajib belajar 9 tahun berupa pakaian, sepatu, buku dan beban kewajiban lain (gratis uang sekolah sudah ditanggung dalam APBN).

9.LULUS PTN DIBIAYAI

Mendorong dan memfasilitas anak anak Kota Sibolga agar giat belajar dan apabila lulus PTN di mana saja, akan dibiayai dari APBD Kota Sibolga.

10.KESEJARTERAAN GURU

Menambah kesejahteraan seluruh guru, terutama guru honor negeri dan swasta serta guru agama.

11.PENGAWASAN ANAK ANAK DAN REMAJA

Anak anak dan remaja sangat rawan tergoda dan larut pada hal-hal yang mencemaskan orang tua. Diperlukan kerja sama orang tua, masyarakat dan pemerintah Kota Sibolga untuk membimbing dan mangawasinya, misalnya pengaturan jam buka tempat bermain yang nenggunakan mesin elektronik, membatasi jam berkeliaran waktu sekolah dan jam malam.

12.IKAN SEBAGAI LOKOMOTIF PEREKONOMIAN KOTA SIBOLGA

Sudah sekitar 40 tahun Kota Sibolga menjadi salah satu tempat pendaratan ikan terbesar di Sumateta Utara. Tidak terbantahkan bahwa perikananlah yang menggerakkan seluruh sektor perekonomian dan kehidupan di Kota Sibolga. JP juga sangat menguasai bahwa masih banyak lagi nilai tambah dari ikan yang dapat menambah penghasilan dan menciptakan lapangan kerja baru, antara lain :

a.COLD STORAGE(RUANG PENDINGIN).

Pemerintah Kota Sibolga bekerjasama dengan pengusaha/BUMD untuk mengatasi masalah nelayan dan pedagang ikan yang apabila banjirnya ikan, seringkali justru membuat mereka rugi, karena turunnya harga ikan. Dalam kondisi inilah para nelayan dan pedagang ikan membutuhkan ruang pendingin(cold storage) ikan yang dekat dengan lokasi mereka.

b.NILAI TAMBAH

Selama ini kegiatan perikanan hanya sekitar tangkap, jual, pengasinan. Padahal masih banyak lagi usaha lain seperti pembesaran ikan di keramba, peningkatan kualitas pengeringan ikan asin, pembuatan kerupuk ikan, pengelolaan ikan siap masak dan siap makan dan lainnya.

c.NELAYAN TRADISIONIL

Pemerintah Kota Sibolga akan memfasilitasi peningkatan peralatan tangkap ikan nelayan tradisionil dan mengutamakan mereka untuk berusaha sebagaima diuraikan pada nilai tambah di atas.

13.FESTIVAL DAN TURNAMEN SEPANJANG TAHUN

JP dengan biaya perusahaannya  PT.ASSA  pernah sukses mengadakan turnamen sepakbola yg diikuti beberapa club elit dari kota-kota lain, merencanakan mengadakan berbagai Festival dan Turnamen berbagai cabang olahraga, pesta seni dan budaya, keagamaan, setiap Sabtu, Minggu dan hari-hari besar yang diikuti kota-kota lain. Paling tidak selama 150 hari setiap tahun, kota Sibolga akan kebanjiran wisatawan, sehingga seluruh industri parawisata seperti penginapan, restoran, cendramata, oleh-oleh lain akan berkembang pesat.

14.SIBOLGA KEMBALI MENJADI PUSAT PERDAGANGAN

Pada jamannya Kota Sibolga pernah menjadi pusat perdagangan Tapanuli, Nias dan sebagian Pantai Barat Aceh. Ironisnya sekarang ini justru para pedagang dan warga Sibolga dan Tapteng berbelanja sandang ke Padang Sidempuan. Sebagai seorang pengusaha JP melihat peluang bahwa Kota Sibolga akan kembali menjadi pusat perdagangan Tapanuli dan Nias dengan membangun pusat grosir yang kualitas dan harganya sama dengan tanah abang Jakarta. Pengelolaannya akan bekerjasama para pedagang dengan BUMD.

15.MINIMARKET MODERN.

Di Kota Sibolga sekarang bermunculan di setiap sudut kota Minimarket modern seperti Alfamart, Indomart, Alfamidi. Nantinya Pemerintah Kota Sibolga akan membuat Perda yang memihak pada UMK lokal, di mana menurut UU UMKM bahwa sekitar 30 persen komoditi yang dijual di Minimarket Modern harus bersumber dari produksi lokal.

16.PRODUKSI UMKM UNTUK PAKAYAN DINAS

Pemerintah Kota Sibolga akan membuat PERDA yang mewajibkan ASN, pegawai BUMN, institusi lain pada hari hari tertentu menggunakan pakaian dinas yang berbahan produksi UMKM lokal seperti Batik Lokal, Ulos Lokal, Tenunan Lokal. Dan Pemerintah Kota akan mendorong UMKM untuk memproduksi komoditas yang mempunyai keunggulan bersaing, yang selama ini komoditas tersebut didatangkan dari luar Sibolga.

17.PENATAAN PERUMAHAN DAN RUANG TERBUKA HIJAU

Kota Sibolga adalah salah satu kota terpadat dan terkumuh di Indonesia. Kekumuhan dan kepadatan berdampak negatif pada banyak aspek kehidupan, baik terhadap kesehatan, pendidikan, sosial budaya, agama dan lain-lain. Secara berangsur akan dibangun rumah rumah susun dengan konsep Bangun Pindah, Bangun Pindah. Misalnya dibangun rumah susun di salah satu lingkungan di Kelurahan Pasar Belakang, maka yang berhak menempati rumah susun tersebut adalah masyarakat lingkungan tersebut, demikian seterusnya secara berangsur. Diharapkan secara berangsur seluruh pelosok Kota Sibolga baik didaerah pantai, lereng gunung akan rapi dan modern ditandai dengan banyak dan luasnya ruang terbuka hijau, dengan ruang terbuka hijau akan banyak tempat tempat mengadakan berbagai Turnamen dan Festival. Untuk jangka pendek dan menengah Pemerintah Kota Sibolga dapat memulai reklamasi pantai atau mengusahakan kerjasama dengan penguasa pelabuhan lama. Untuk mewujudkan ini semua tentu pembiayaannya diharapkan dari pemerintah Pusat dan Investor. Pemerintah Sibolga harus memaksimalkan seluruh perantau terutama di Jakarta untuk mendekati lintas Departemen (banyak anggaran tersedia di beberapa departemen untuk penataan daerah kumuh. Diperjuangkan Sibolga akan menjadi kota percontohan penataan rumah kumuh. (raj)

 

Disarikan dari Visi Misi JP dan paparan Pak JP di banyak kesempatan oleh Aguslan Simanjuntak, Mantan Ketua STIE Al Wasliyah Sibolga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *