Tokoh Pemuda Sibolga : Semua Calon Bagus, Jamaluddin Pohan Figur “Low Profile” Berwibawa dan Pengayom

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Menjelang Pilkada serentak 2020 di Kota Sibolga, berbagai pandangan terhadap Bakal Calon Wali Kota bermunculan di kalangan masyarakat. Mulai dari hal positif bahkan negatif. Hal tersebut seakan menjadi budaya politik menjelang kontestasi.

Tokoh Pemuda Kota Sibolga, Irwansyah Harahap ST pun memberi pandangan. Ketika diwawancarai medanheadlines.com, Irwansyah menyatakan, mindset berpikir masyarakat Sibolga harus dikembalikan pada khittahnya. Menurutnya, budaya Sibolga adalah budaya pesisir yang ramah dan mengedepankan positif thinking.

“Kita harus mengembalikan cara berpikir masyarakat Sibolga. Pada dasarnya, budaya kita adalah budaya yang mengutamakan cara berpikir positif. Tak terkecuali bicara politik. Apalagi menyoroti nama-nama bakal calon Wali Kota Sibolga. Menurut saya, semua calon bagus,”ujarnya.

Ia menerangkan, Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, semua pastinya memiliki niat yang baik untuk mewujudkan perbaikan dan pengembangan di Kota Sibolga.

Namun, analisis Irwansyah menjelaskan, dari nama-nama yang bermunculan, yang menjadi sorotan utama khalayak adalah Jamaluddin Pohan.

Menurutnya, sosok Jamaluddin Pohan adalah

putra asli Kota Sibolga yang sejak kecil sampai kini menghabiskan masa remaja dan dewasanya di Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Berawal merintis usaha secara kecil-kecilan, dengan kegigihan dan keuletan yang dibangun menjadi besar dan sampai sekarang menjadi pengusaha yang diperhitungkan di Sibolga dan Tapanuli tengah.

“Sebagai seorang pengusaha yang sukses di Sibolga beliau sudah banyak mempekerjakan karyawan dan karyawati dari masyarakat sibolga dan Tapanuli Tengah. Dari sini, kita dapat menilai sudah berapa banyak masyarakat Sibolga yang diberikan kesejahteraan di bawah perusahaan yang dipimpin beliau. Sebagai seorang pengusaha yang sukses, beliau juga tidak pernah sombong dan tetap ringan tangan dalam membantu kesusahan yang dialami masyarakat Sibolga. Membantu masyarakat yang kurang mampu, fakir miskin, anak yatim dan tukang becak yang selama ini menurut beliau tidak perlu diexpose ke media,”ungkapnya.

Di kalangan masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah, lanjut Irwansyah, beliau sosok pengayom dan berwibawa. Melihat perjalanan beliau, Jamaluddin Pohan juga aktif di Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang bergerak dengan kegiatan kemanusiaan dan membantu untuk memajukan kota Sibolga dengan kegiatan-kegiatan yang produktif.

“Nah, mungkin tidak hilang dari ingatan kita bahwa beliau pada tahun 90 an, memberanikan diri terjun ke dunia pemerintahan dan terpilih menjadi Wakil bupati berpasangan dengan Bapak Tuani Lumban Tobing. Dalam peranannya, ide – ide pemikiran cemerlang beliau dapat dilaksanakan untuk kemajuan masyarakat Tapanuli Tengah. Ya, salah satunya dalam bidang pertanian bawang yang digalakkan beliau di daerah Kolang. Program beliau ini berhasil dan menjadi percontohan, tapi kita patut mengacungkan jempol bahwa semasa menjadi Wakil Bupati sudah banyak program yang dilakukan beliau. Berdasarkan pengalaman menjadi wakil bupati beliau terus memperbaiki diri dan bertransformasi ke arah perubahan dan melakukan  instropeksi diri dan selalu belajar,”pungkasnya. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *