Ini Jenis Volatilitas Yang Perlu Anda Ketahui Dalam Perdagangan Forex

 

MEDANHEADLINES.COM – Bagi para trader forex atau mata uang asing, volatilitas dalam pasar forex tidak sekadar merujuk pada perubahan yang berdampak pada disrupsi pasar. Bahkan ketika terjadi perubahan yang tidak terlalu signifikan terhadap nilai mata uang, tetap muncul tren dan pola tertentu sebagai dampak dari upaya para trader untuk melancarkan strategi yang tepat dan sesuai dengan kondisi pasar saat itu.

Volatilitas kemudian dapat diukur sebagai derajat perubahan nilai tukar mata uang maupun pasangan mata uang dalam pasar mata uang asing secara keseluruhan. Istilah ini umumnya merujuk kepada suatu kondisi ketika nilai suatu mata uang mengalami perubahan signifikan dibandingkan mata uang lainnya pada pasar forex terkait.

Jenis-jenis volatilitas

Berikut beberapa jenis volatilitas yang berlaku dalam pasar perdagangan forex.
Volatilitas historis merujuk pada simpangan baku dari sebuah aset yang nilainya masih berada dalam sebuah kerangka waktu tertentu, dihitung berdasarkan riwayat pergerakan nilainya

Volatilitas yang diharapkan adalah volatilitas yang dihitung berdasarkan nilai saat ini berdasarkan asumsi bahwa nilai pasar dari aset tersebut merepresentasikan risiko yang dapat muncul

Volatilitas pasar adalah keseluruhan volatilitas tingkat harga pada beragam pasar keuangan dalam rentang waktu tertentu. Standar yang dirujuk terkait volatilitas ini adalah VIP S&P 500. Volatilitas jenis ini umumnya meningkat selama periode ketidakpastian tertentu, sebagaimana pula yang terjadi pada data ekonomi maupun perkembangan kebijakan moneter yang tidak diharapkan terjadi.

Volatilitas pasangan mata uang yakni volatilitas yang merujuk pada pasangan mata uang yang memiliki karakteristik volatilitas berbeda, baik pada jangka pendek maupun panjang. Atas alasan ini pula, sebelum melakukan transaksi pasangan mata uang, ada baiknya seorang trader memerhatikan volatilitas jenis ini.

Volatilitas bagi para trader

Volatilitas mempertimbangkan salah satu indikator seperti moving average penting dalam membuat keputusan pada aktivitas perdagangan forex. Ada beragam parameter yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi ini mulai dari Bollinger Bands, Indeks Saluran Komoditas, Rentang Rata-Rata, dan beragam indikator lainnya. Indikator-indikator ini disediakan oleh platform transaksi tempat pedagang melakukan transaksi.

Terkait hal ini, salah satu faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam transaksi forex adalah risiko yang terlibat dalam transaksi. Faktor ini sangat bergantung pada besaran volatilitas mata uang yang terlibat dalam rentang waktu transaksi. Umumnya, volatilitas terkait erat dengan perubahan nilai mata uang dalam kerangka waktu tertentu. Meski demikian, hal ini masih dapat dipelajari dengan mengobservasi riwayat perubahan nilai valas di masa lalu atau menggunakan fitur analisis Bollinger Bands. Beberapa trader bahkan menentukannya dengan mengamati tingkat perubahan volatilitas dan membandingkannya dengan opsi harga pasangan mata uang.

Risiko dalam perdagangan

Dalam sebuah transaksi mata uang di pasar forex, volatilitas kerap dipandang dari perspektif negatif karena terkait dengan ketidakpastian dan risiko dalam transaksi. Meski demikian, perlu pula dipahami bahwa volatilitas yang semakin tinggi justru menjadikan transaksi lebih menarik. Hal ini tidak terlepas dari peluang mendapatkan keuntungan yang lebih besar ketika hal ini terjadi, sehingga justru hal inilah yang dinantikan banyak trader. Namun, perlu pula dipahami bahwa volatilitas tidak serta merta merujuk pada arah pergerakan nilai mata uang. Indikator ini hanya menjabarkan tingkat fluktuasi atau perubahan nilai mata uang. Pasangan mata uang yang volatilitasnya tinggi biasanya mengalami perubahan mata uang lebih signifikan dari pasangan yang tidak.

Pasar likuid seperti forex umumnya bergerak dengan kenaikan yang tidak terlalu signifikan dikarenakan likuiditasnya berdampak pada volatilitas yang lebih rendah. Jumlah trader yang melakukan transaksi juga memberikan pengaruh. Semakin banyak trader yang bertransaksi pada waktu yang sama berdampak pada perubahan nilai mata uang. Meski demikian, pergerakan drastis dan tiba-tiba juga mungkin terjadi di pasar forex.

Hal ini turut didukung dengan faktor politik, ekonomi, dan hal lainnya yang turut memengaruhi volatilitas pasar forex. Oleh karenanya, trader selalu dihimbau untuk terus memperhatikan dinamika yang terjadi untuk mampu memitigasi risiko yang ada dan meningkatkan keuntungan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *