Hasil Rapid Tes 48 Tenaga Medis di Taput Positif Covid-19, Gugus Tugas : Segera Diperiksa Kembali Dengan PCR

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 memastikan 48 orang tenaga medis di Tapanuli Utara yang dinyatakan positif melalui rapid tes (Uji cepat) akan akan menjalani uji swab dengan metode reaksi berantai polimerase atau lebih umum dikenal sebagai PCR (polimerase chain reaction).

Diketahui ke 48 tenaga medis ini diduga terpapar covid dari salah satu pasien yang dinyatakan positif, Namun Pasien tersebut diduga tidak terbuka dengan para tenaga medis.

“Pemeriksaan swab akan segera dilakukan. Yang Rapid test positif tadi akan dikarantina selama 14 hari. Nanti akan dilanjutkan dengan pengambilan swab yang selanjutnya akan diperiksakan di lab PCR USU,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan, Rabu (29/4) petang.

Selain soal tenaga medis yang terpapar, Whiko juga menjabarkan soal perkembangan kasus COVID-19 di Sumut. Jumlahnya meningkat menjadi 114 orang setelah sempat bertahan pada angka 111 orang dalam beberapa hari terakhir.

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga meningkat dari angka 138 orang menjadi 140 orang. Sementara untuk jumlah ODP hari ini adalah 2.401 orang. Jumlahnya hanya menurun dua angka  dari hari sebelumnya.

“Untuk korban meninggal tetap 12 orang, Pasien sembuh bertambah satu orang menjadi 41 . Kita patut bersyukur dengan angka kesembuhan yang meningkat. Semoga, angka kesembuhan ini terus naik dan penderita yang ada di RS segera sembuh,” terang Whiko.

Whiko juga kembali mengingatkan soal larangan mudik kepada masyarakat. Jika itu bisa dilakukan, maka bisasemakin menekan angka pemulihan. Whiko juga mengingatkan soal imbauan pelaksanaan ibadah.

“Jika beada di zona merah Maka kami sarankan untuk jemaah masjid dan jemaah gereja untuk melaksanakan ibadah di rumah. Ini dilaksanakan untuk memutus rantai penularan du tempat ibadah,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *