Pendemi Covid-19, Ribuan Calon Penumpang Batalkan Tiket Perjalanan KA di Sumut

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Berbagai dampak diberbagai bidang mulai terjadi akibat wabah virus Covid-19 yang melanda di Indonesia, salah satunya adalah pembatalan tiket yang dilakukan oleh calon penumpang kereta api di Sumatera utara

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) I Sumut mencatat imbas terdapat 1.698 penumpang membatalkan tiketnya sepanjang Maret 2020 dan jumlah penumpang dibawah 30 persen.

Selain itu, ada 22 perjalanan kereta api reguler di Sumut dikurangi perjalanannya. Sedangkan, untuk Kereta Api Bandara dengan rute Stasiun Medan-Stasiun Bandara Kualanamu dikurangi sebanyak 38 perjalanan kereta api.

“PT KAI sudah mengurangi 22 perjalanan kereta, baik kereta jarak menengah maupun jarak lokal di wilayah kerja Divre I SU,” sebut Vice President PT. KAI Divre I Sumut, Daniel Johannes Hutabarat, Selasa 7 April 2020.

Sedangkan, untuk kereta menengah dan lokal yang dikurangi perjalanannya yaitu, kereta api dengan tujuan Medan – Rantau Prapat sebanyak 4 Perjalanan PP, Medan – Tanjung Balai PP sebanyak 4 perjalanan KA PP, Medan-Siantar PP sebanyak 2 perjalanan KA PP dan Medan-Binjai sebanyak 12 perjalanan KA PP dengan total 22 perjalanan KA.

“Untuk KA Bandara dari 50 perjalanan KA perhari dikurangi 38 perjalanan KA perhari dan 12 perjalanan KA masih beroperasi,” sebut Daniel.

Adapun pengurangan perjalanan KA penumpang Putri Deli diantaranya, KA Putri Deli (U63) pukul 08.20 relasi Tnb – Mdn terhitung mulai tanggal 07 sampai dengan 30 April 2020 dan KA Putri Deli (U68) pukul 19.00 relasi Medan – Tanjung Balai terhitung mulai tanggal 07 sampai dengan 30 April 2020.

“Biasanya, ada sekitar 12 ribu penumpang perhari pada saat weekend yang dilayani kereta api di wilayah kerja PT KAI Divre I SU, namun sejak minggu kedua Maret berangsur berkurang bahkan pada akhir Maret jumlahnya di bawah 30 persen,” jelas Daniel.

Pengurangaan perjalanan kereta api, Daniel mengungkapkan berimbas pada pembatalan tiket yang sudah terlanjur dibeli oleh penumpang. Penumpang bisa melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian 100 persen.

“Pengembalian secara utuh ini berlaku untuk kereta keberangkatan tanggal 23 Maret sampai 04 Juni 2020,” tutur Daniel.

PT KAI Divre I Sumut, Daniel mengatakan tetap memperhatikan physical distancing dalam operasional kereta api setiap hari dengan menerapkan pengangkutan dengan kapasitas hanya 50 persen dari jumlah keseluruhan. Dengan itu, ada jarak antara satu penumpang dengan penumpang lainya.

Daniel juga meghimbau kepada seluruh calon penumpang atau pengguna jasa kereta api untuk menggunakan masker mulai dari sejak keluar rumah hingga berada di area stasiun kereta api (loket, boarding, ruang tunggu, lift dan di atas kereta api).

“Kami berharap, himbauan ini dapat dipatuhi untuk mencegah penularan virus Corona. Mari bersama-sama kita lawan virus Corona,” Pungkasnya (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *