Ada 693 Kasus Impor Virus Corona Baru, China Waspadai Wabah Gelombang Kedua

Ilustrasi virus Corona Covid-19 di China (Shutterstock)

MEDANHEADLINES.COM – China kini tengah mewaspadai adanya Gelombang Kedua wabah virus corona setelah mendapat adanya Laporan 693 Kasus Impor Virus Corona baru

Meski penularan lokal mengalami penurunan, tingginya kasus impor membuat China waspada adanya gelombang kedua wabah virus Corona Covid-19.

Juru bicara Komisi Kesehatan Nasional, Mi Feng, menyebut dalam sepekan terakhir ada 313 kasus impor terjadi di China. Di sisi lain, hanya ada 6 kasus penularan lokal.

“Tercatat sebanyak 693 kasus akumulatif yang masuk ke China dari luar negeri, yang berarti kemungkinan babak baru infeksi masih relatif besar,” tutur Feng, dilansir Antara.

Sebanyak 45 kasus baru muncul pada Sabtu (28/3), turun dari hari sebelumnya yang tercatat 54 kasus. Kasus baru itu melibatkan pasien dengan riwayat perjalanan dari luar China, yang kebanyakan merupakan orang China yang baru kembali dari luar negeri.

Maskapai penerbangan diperintahkan untuk memangkas penerbangan internasional mulai hari ini. Pembatasan masuk bagi orang asing telah diterapkan sejak satu hari sebelumnya.

Sementara lima kasus berujung kematian dilaporkan pada Sabtu, semuanya berlokasi di Wuhan, provinsi Hubei, pusat wabah di negara itu. Namun dalam kurun waktu 10 hari terakhir hanya ada satu kasus baru terjadi di sana.

Adapun kasus corona akibat penularan lokal terjadi di provinsi Henan, yang berbatasan dengan Hubei.

Seiring dengan pencabutan pembatasan transportasi di wilayah provinsi Hubei, kota Wuhan juga mulai membuka perbatasan dan mengoperasikan kembali layanan transportasi lokal secara bertahap.

“Sudah jauh lebih baik saat ini, padahal sebelumnya sempat sangat panik. Ketika itu tidak ada orang di jalan. Tidak ada apa pun. Situasi epidemik sangat menyeramkan. Sekarang, semua sudah tertangani. Sangat bagus, kan?” ujar Hu, seorang warga Wuhan.(red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *